PADEK.JAWAPOS.COM-Sebanyak 764.640 wisatawan berkunjung ke Kota Bukittinggi selama 2024. Tingkat kunjungan ini tercatat berkontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp 17.557.887.000 bagi pemko setempat.
“Dari seluruh objek wisata berbayar yang dikelola Pemko melalui Dinas Pariwisata, kita mencatat sepanjang 2024 total ada 764.640 kunjungan. Dari jumlah kunjungan ini berkontribusi terhadap PAD sebesar Rp 17.557.887.000,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Bukittinggi, Rofie Hendria, Senin (6/1).
Ia merinci ratusan ribu kunjungan itu merupakan akumulasi dari jumlah pengunjung ke Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan (TMSBK), Benteng Fort de Kock dan wisata Taman Panorama Lubang Jepang.
Di TMSBK dan Benteng Fort de Kock tercatat 604.541 kunjungan, sedangkan di Taman Panorama Lubang Jepang sebanyak 160.099 pengunjung.
“Dari kunjungan ke TMSBK dan Benteng Fort de Kock menghasilkan PAD sebesar Rp 14.472.272.000, kemudian dari Taman Panorama Lubang Jepang sebesar Rp 3.085.615.000,” jelas Kadis.
Terpisah, Suci Rahayu salah salah satu pengunjung asal Jambi, mengaku, Bukittinggi menawarkan berbagai pilihan objek wisata dan semuanya memiliki keindahan tersendiri. Hal ini kemudian menjadi alasan dia berkunjung ke Kota Wisata itu.
“Saya sering ke Bukittinggi, hampir setiap tahun. Ada banyak pilihan wisata dengan beragam keunikan. Mulai dari wisata alam, wisata pendidikan dan tentu saja wisata sejarah. Selain itu, juga ada sejumlah lokasi wisata yang baru,” sebutnya dijumpai Padang Ekspres ketika berkunjung ke Jam Gadang, Bukittinggi, Minggu (5/1).
Suci yang datang bersama keluarga besarnya menambahkan, pada kunjungan kali ini selain Jam Gadang, ia juga menyempatkan diri menikmati pesona wisata di kebun binatang.
“Kalau datang bersama anak-anak, tentu berkunjung ke kebun binatang merupakan sesuatu yang tidak boleh dilewatkan,” imbuhnya. (rna)
Editor : Novitri Selvia