Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Bukittinggi, Joni Feri, menerangkan bahwa petugas menerima laporan kejadian dari warga yang langsung mendatangi Markas Komando DPKP.
Laporan tersebut masuk sekitar pukul 02.08 WIB dengan informasi adanya kepulan asap tebal yang keluar dari bangunan toko.
“Begitu menerima laporan, personel Regu Piket Yudha langsung bergerak cepat menuju titik kejadian,” ujar Joni Feri, Kamis pagi.
Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian dalam waktu sekitar tiga menit setelah menerima laporan. Tim langsung melakukan upaya pemadaman dan penyiraman untuk mengendalikan api agar tidak merembet ke bangunan lain di kawasan padat tersebut.
Proses pemadaman api berlangsung selama kurang lebih 45 menit hingga situasi dapat dikendalikan sepenuhnya. Operasi penanganan melibatkan enam unit kendaraan pemadam kebakaran, termasuk armada Matra, Karba, TX, Waterous, tangki suply, dan kongkor milik DPKP Kota Bukittinggi, serta satu unit armada bantuan dari Kabupaten Agam.
“Total terdapat 15 personel dari Bukittinggi dan 7 personel dari Agam yang berjibaku di lapangan, didampingi langsung oleh Kabid Ops dan Kasi Rescue DPKP,” jelas Joni Feri.
Berdasarkan data yang dihimpun, satu orang korban terdampak dalam kejadian ini, yakni Heri Kurniawan (20), yang merupakan karyawan Toko Jam H. Zen.
Beruntung, tidak ada laporan korban jiwa dalam musibah ini. Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti munculnya api masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang.
Selain melakukan pemadaman, petugas di lapangan juga memberikan edukasi kepada masyarakat sekitar mengenai langkah-langkah pencegahan kebakaran guna meminimalisir risiko serupa di masa mendatang. (CC1)
Editor : Adetio Purtama