Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Kebakaran Permukiman Padat Penduduk di Bukittinggi, 4 Rumah Ludes

Randi Zulfahli • Jumat, 1 Mei 2026 | 21:43 WIB
Kebakaran melanda empat petak rumah semi permanen milik seorang IRT di Bukit Apit Puhun, Bukittinggi, Jumat (1/5/2026). (DPKP Kota Bukittinggi)
Kebakaran melanda empat petak rumah semi permanen milik seorang IRT di Bukit Apit Puhun, Bukittinggi, Jumat (1/5/2026). (DPKP Kota Bukittinggi)

PADEK.JAWAPOS.COM— Kebakaran melanda permukiman padat di Kelurahan Bukit Apit Puhun, Kecamatan Guguk Panjang, Jumat (1/5/2026) siang. Sebanyak empat petak rumah semi permanen hangus terbakar.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Bukittinggi, Joni Feri, mengatakan laporan kebakaran diterima pada pukul 12.16 WIB. Petugas langsung bergerak cepat dengan response time sekitar tiga menit.

“Armada berangkat pukul 12.18 WIB dan tiba di lokasi dalam waktu singkat untuk penanganan awal,” ujarnya.

Bangunan yang terbakar merupakan milik MN (55), seorang ibu rumah tangga. Material rumah yang didominasi kayu membuat api cepat membesar dan merambat ke seluruh bagian bangunan.

Baca Juga: Padangpariaman Luncurkan Wisata Ketaping, Pagelaran Busana Digelar

Dalam proses pemadaman, DPKP Bukittinggi mengerahkan 25 personel dengan enam unit armada, termasuk kendaraan water supply. Petugas juga mendapat tambahan bantuan dari Kabupaten Agam.

Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan pemadaman dan dilanjutkan pendinginan guna mencegah api kembali menyala. Selain itu, petugas turut melakukan pendataan dan edukasi kepada masyarakat sekitar.

Kebakaran ini menunjukkan tingginya risiko permukiman padat dengan bangunan semi permanen terhadap penyebaran api. Jika tidak ditangani cepat, potensi kebakaran meluas ke bangunan lain sangat besar.

Hingga saat ini, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Penyebab kebakaran dan total kerugian masih dalam penyelidikan.(*)

Editor : Hendra Efison
#Bukit Apit Puhun #kebakaran Sumbar #kebakaran Bukittinggi #rumah terbakar #Damkar Bukittinggi