Tiga film yang dijadwalkan tayang pada akhir Februari hingga awal Maret 2026 adalah Setan Alas!, Setannya Cuan, dan Rajah.
Ketiga film tersebut hadir dengan cerita berbeda, mulai dari teror supranatural di hutan, satire komedi horor bernuansa desa, hingga kisah mistis yang dibalut kengerian spiritual.
Setan Alas!
Film horor berjudul Setan Alas! dijadwalkan tayang pada 5 Maret 2026. Film ini juga memiliki judul internasional The Draft!.
Dengan durasi 84 menit dan klasifikasi usia 17 tahun ke atas dari Lembaga Sensor Film (LSF), film ini disutradarai oleh Yusron Fuadi dan diproduseri oleh Munandar Aji Wibowo serta Fani Pramuditya.
Film ini dibintangi oleh Haydar Salishz, Putri Anggi, Adhin Abdul Hakim, Anastasia Herzigova, dan Winner Wijaya. Kisahnya mengikuti sekelompok mahasiswa—Budi, Ani, Iwan, Wati, dan Amir—yang memutuskan menghabiskan akhir pekan di sebuah vila tua. Situasi berubah mencekam ketika salah satu dari mereka dibunuh secara misterius.
Upaya melarikan diri melalui hutan justru membawa mereka pada teror yang semakin menguat. Jalan keluar seolah tertutup oleh kekuatan supranatural.
Amir meyakini ada kekuatan gelap yang mengendalikan kejadian tersebut dan memburu mereka satu per satu. Para mahasiswa itu pun harus berpacu dengan waktu demi bertahan hidup di tempat yang dianggap terkutuk.
Setannya Cuan, Komedi Horor Sarat Satire
Masih tayang pada 5 Maret 2026, film Setannya Cuan hadir dengan genre komedi horor. Film berdurasi 106 menit ini mengantongi klasifikasi usia 13 tahun ke atas dari LSF. Diproduseri oleh Avesina Soebli dan Aris Muda, film ini mengangkat kisah persaingan dua jawara desa.
Adang yang diperankan Joe P Project dan Asep yang dimainkan Anyun Cadel bersaing menjadi lurah. Meski Adang memenangkan pemilihan, hidupnya justru berantakan. Ia bangkrut dan ditinggalkan sang istri. Sebaliknya, Asep semakin kaya raya hingga mampu melunasi utang Adang.
Dari cerita Ujang, Adang mengetahui bahwa kekayaan Asep berasal dari bantuan dukun bernama Rojan. Demi mengubah nasib, Adang pun meminta Rojan membantunya menang judi togel dengan imbalan jabatan wakil lurah.
Persaingan semakin memanas ketika keduanya juga memperebutkan hati Mince, meski telah diingatkan oleh ibunya bahwa Adang dan Asep bukan lelaki baik dan sudah beristri.
Situasi desa kian mencekam ketika teror pocong merebak, disusul kemunculan babi ngepet dan tuyul. Teror tersebut menjadi pertanda adanya praktik pencarian kekayaan dengan cara gaib di tengah masyarakat.
Rajah, Teror Mistis Bertema Petaka Zaman
Film horor Rajah dijadwalkan tayang lebih awal, yakni pada 26 Februari 2026. Film berdurasi 108 menit ini masuk kategori usia 17 tahun ke atas dan disutradarai oleh R Jiwo Kusumo dengan Ditha Samantha sebagai produser.
Film ini dibintangi oleh Angel Lisandi Putri, Panji Zoni, Samuel Rizal, dan Aditya Zoni. Ceritanya berfokus pada Nilam dan Cakra yang terus diteror kekuatan gaib yang mengincar nyawa mereka.
Takdir mempertemukan keduanya dengan Malawangsa dan Birsha, di tengah kemunculan sosok misterius Tribuana, seorang pelatih tari tradisional Jawa.
Teror yang dihadirkan tidak hanya berasal dari iblis, tetapi juga dari gambaran petaka “Zaman Edan” yang digambarkan lebih mengerikan dari ancaman makhluk tak kasatmata itu sendiri.
Dengan jadwal tayang yang berdekatan dengan bulan puasa, ketiga film ini diprediksi menjadi pilihan hiburan bagi penonton Indonesia yang ingin menikmati sensasi horor dan komedi horor selepas berbuka atau di akhir pekan Ramadan. (*)
Editor : Adetio Purtama