Peluncuran ini menghadirkan langsung penulis serta narasumber literasi nasional dalam rangkaian acara.
Khairul Jasmi, yang akrab disapa Kaje, menjelaskan bahwa buku tersebut ditulis berdasarkan riset, pengalaman tinggal di Padangpanjang, serta berbagai referensi bacaan yang ia pelajari.
Buku itu mengisahkan perjalanan hidup Rahmah El Yunusiyyah sejak usia lima bulan saat terjadi gerhana matahari hingga wafat dalam keadaan berwudhu menjelang ibadah Maghrib.
“Buku itu menggambarkan perjalanan Bunda Rahmah, mulai sejak bayi berusia 5 bulan di saat gerhana matahari, hingga beliau wafat dalam keadaan berwudhu ibadah Maghrib,” ungkap Kaje dalam kegiatan tersebut.
Selain peluncuran buku, Ngaji Literasi turut menghadirkan novelis JS Khairen sebagai narasumber dengan tema “Literasi Membangun Karakter Diri”.
Dalam pemaparannya, Khairen menekankan bahwa literasi mempertegas pentingnya kebiasaan membaca sebagai keharusan dalam membentuk generasi cerdas di tengah perkembangan era digital.
Ia menyebutkan bahwa generasi saat ini dituntut mampu memilah literasi di berbagai platform media sosial dengan membiasakan diri mencari dan membaca konten buku.
Menurutnya, meskipun trafik membaca di Indonesia cukup tinggi, data menunjukkan minat membaca buku masih berada pada angka yang rendah dibandingkan konsumsi bacaan lain yang dinilai kurang penting.
“Trafik orang membaca di Indonesia saat ini cukup tinggi. Namun data orang yang membaca buku masih rendah,” sebut Khairen di hadapan peserta.
Dalam kesempatan tersebut, Khairen juga menyampaikan pesan kepada para santri Diniyyah Puteri agar menanamkan kebiasaan membaca di setiap waktu luang.
Ia menegaskan bahwa selain membaca buku umum, meluangkan waktu untuk membaca Alquran menjadi hal yang sangat penting dalam membangun karakter dan kedisiplinan diri.
Kegiatan Ngaji Literasi ini menjadi bagian dari upaya Diniyyah Puteri Padangpanjang dalam mendorong budaya literasi di lingkungan pendidikan, sekaligus memperkenalkan karya yang mengangkat kiprah Rahmah El Yunusiyyah sebagai tokoh perempuan yang dinilai memiliki pemikiran melampaui zamannya.(wrd)
Editor : Hendra Efison