Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Bahaya Sinar UV a/b pada Kesehatan Mata: Cek Cara Mengatasinya

M Algredi • Jumat, 22 November 2024 | 20:25 WIB

ilustrasi mata iritasi.
ilustrasi mata iritasi.
PADEK.JAWAPOS.COM – Sinar ultraviolet UV-A dan UV-B dapat membawa dampak negatif pada mata jika terpapar dalam jumlah yang berlebihan. 

Dampak Sinar UV pada Mata

  1. Fotokeratitis : Ini adalah peradangan pada kornea yang disebabkan oleh paparan sinar UV berlebihan. Gejalanya termasuk mata merah, sensitivitas terhadap cahaya, dan rasa sakit.
  2. Pinguecula : Timbulnya benjolan berwarna putih atau kuning di luar konjungtiva, yang disebabkan oleh paparan sinar UV yang berlebihan.
  3. Pterigium : Pertumbuhan jaringan berwarna putih atau krem di permukaan mata yang disebabkan oleh sinar UV.
  4. Katarak : Kerusakan pada lensa mata yang dapat menyebabkan kebingungan pada pandangan.
  5. Degenerasi Makula : Paparan sinar UV dapat menyebabkan kerusakan pada makula, yang dapat mengganggu penglihatan jarak jauh.
  6. Kanker Mata : Paparan sinar UV berlebihan dapat meningkatkan risiko kanker mata.

Untuk mengatasi dampak pantulan sinar UV-A dan UV-B pada mata, ada beberapa solusi yang bisa anda ambil untuk melindungi mata, rekomendasi dari doktermata.co.id :

  1. Gunakan kacamata hitam dengan perlindungan UV. Pastikan kacamata hitam anda memiliki perlindungan UV yang baik. Kacamata hitam berkualitas tinggi dapat menghalangi 100% sinar UV-A dan UV-B. Pilihlah kacamata hitam yang memiliki label perlindungan UV.
  2. Kenakan topi dengan pinggiran lebar. Selain kacamata hitam, mengenakan topi dengan pinggiran lebar juga dapat membantu melindungi mata dari sinar UV yang pantul dari atas kepala.
  3. Gunakan tabir surya untuk wajah dan sekitar mata. Oleskan tabir surya dengan SPF 30 atau lebih tinggi pada wajah dan sekitar mata sebelum beraktivitas di luar ruangan. Ini akan membantu melindungi kulit dan area sekitar mata dari sinar UV.
  4. Hindari aktivitas di luar ruangan pada pukul 10 pagi hingga 4 sore. Pada waktu ini, sinar UV paling kuat dan berbahaya. Jika memungkinkan, hindari beraktivitas di luar ruangan pada jam-jam tersebut.
  5. Gunakan lensa kontak dengan perlindungan UV. Jika anda memakai lensa kontak, pastikan lensa tersebut memiliki perlindungan UV. Ini akan membantu melindungi mata anda dari sinar UV yang dapat masuk melalui lensa kontak.
  6. Hindari berada di dekat air. Sinar UV dapat terpantul dari permukaan air, seperti pantai atau danau. Jika anda berada di dekat air, pastikan untuk mengenakan kacamata hitam dan topi untuk melindungi mata anda.
  7. Gunakan pelindung mata di bawah air. Jika anda berenang atau berada di bawah air, gunakan pelindung mata yang dirancang khusus untuk digunakan di bawah air. Ini akan membantu melindungi mata anda dari sinar UV yang dapat terpantul dari permukaan air.

Dengan langkah-langkah ini, anda dapat melindungi mata dari dampak negatif  sinar UV-A dan UV-B. Jika anda mengalami gejala atau keluhan pada mata, sebaiknya konsultasikan dengan dokter mata untuk penanganan yang tepat. (*)

Editor : Hendra Efison
#kesehatan mata #cara mengatasinya #bahaya sinar uv