PADEK.JAWAPOS.COM-Pemerintah Kabupaten Dharmasraya terus melakukan berbagai persiapan dalam menghadapi Kompetisi Adipura Tahun 2025. Kompetisi ini dijadwalkan memasuki tahap pemantauan lanjutan pada bulan Oktober mendatang oleh Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup (Pusdal LH) Sumatera.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Dharmasraya, Budi Waluyo, mengatakan bahwa berbagai langkah telah dilakukan guna memastikan seluruh titik pantau memenuhi standar penilaian yang telah ditetapkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
“Kami sudah melakukan koordinasi lintas sektor bersama perangkat daerah, camat, dan wali nagari. Setiap titik pantau harus siap dari aspek kebersihan, pengelolaan sampah, serta ketersediaan sarana persampahan,” ujar Budi.
Ia menyebutkan bahwa terdapat 12 titik pantau utama yang akan dinilai dalam ajang tersebut. Titik-titik itu meliputi fasilitas kesehatan, sekolah, pasar, ruang terbuka hijau, dan tempat pengelolaan sampah akhir.
Menurut Budi, dukungan dari Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, dan Wakil Bupati, Leli Arni, menjadi faktor penting dalam mendorong kesiapan seluruh jajaran pemerintah daerah.
“Ibu Bupati dan Ibu Wakil Bupati memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Adipura. Beliau menegaskan bahwa kebersihan adalah cermin wajah daerah, dan Dharmasraya harus tampil maksimal dalam penilaian tahun ini,” tambahnya.
Lebih lanjut, Budi menjelaskan bahwa Pemerintah Daerah saat ini tengah melakukan pembenahan di berbagai titik pantau dengan melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis, camat, hingga pemerintah nagari.
Selain memastikan kebersihan lingkungan, kegiatan ini juga diarahkan untuk memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah secara berkelanjutan.
Dengan dukungan lintas sektor dan partisipasi aktif masyarakat, Dharmasraya optimistis dapat meraih hasil terbaik dalam Kompetisi Adipura 2025 serta memperkuat citra kabupaten sebagai daerah yang bersih, tertib, dan berwawasan lingkungan. (ita)
Editor : Novitri Selvia