Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Dharmasraya Ukir Prestasi Nasional, Serapan Anggaran Tembus 75,56 Persen

Zulfia Anita • Selasa, 25 November 2025 | 11:00 WIB

TERTINGGI DI SUMBAR: Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani menyampaikan capaian serapan anggaran daerah yang mencapai 75,56 persen hingga pertengahan November 2025.
TERTINGGI DI SUMBAR: Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani menyampaikan capaian serapan anggaran daerah yang mencapai 75,56 persen hingga pertengahan November 2025.

PADEK.JAWAPOS.COM-Dharmasraya kembali mencatat prestasi membanggakan dalam pengelolaan keuangan daerah.

Hingga 16 November 2025, realisasi belanja APBD Kabupaten Dharmasraya telah mencapai 75,56 persen, menempatkan daerah ini pada peringkat 14 dari 415 kabupaten se-Indonesia. Hal itu diungkapkan Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani.

Capaian tersebut menegaskan bahwa Dharmasraya masuk jajaran 20 kabupaten dengan serapan anggaran tertinggi secara nasional, sekaligus menjadi daerah dengan kinerja terbaik di Sumatera Barat. Angka ini juga berada jauh di atas rata-rata nasional yang hanya 63,65 persen.

“Capaian ini tidak hanya mencerminkan kecepatan pelaksanaan program, tetapi juga menunjukkan tata kelola pembangunan yang efektif, terukur, dan tepat sasaran. Realisasi anggaran yang tinggi berdampak langsung pada meningkatnya layanan publik hingga program prioritas yang manfaatnya mulai dirasakan masyarakat,” ucapnya.

Menurutnya, serapan anggaran bukan sekadar ukuran kinerja OPD, tetapi juga menjadi syarat penting untuk penyaluran dana transfer dari pemerintah pusat.

“Semakin cepat anggaran terserap, semakin terlihat bahwa kinerja pemerintah daerah berjalan dengan baik. Serapan yang tinggi juga memudahkan kepala daerah membuktikan kepada pusat bahwa kita benar-benar membutuhkan tambahan anggaran,” ujar Bupati Annisa.

Ia menambahkan bahwa banyak daerah di Indonesia gagal memperoleh tambahan dana transfer karena realisasi anggarannya bermasalah atau rendah. Karena itu, performa Dharmasraya saat ini meningkatkan kredibilitas daerah di hadapan pemerintah pusat.

Meski demikian, Bupati Annisa menegaskan bahwa angka serapan tidak boleh berdiri sendiri. Kecepatan harus berjalan seiring dengan kebermanfaatan.

“Kinerja baik tentu tidak hanya dinilai dari angka realisasi. Yang lebih penting adalah apakah anggaran itu tepat sasaran dan dirasakan masyarakat. Semoga capaian ini terus diikuti oleh ketepatan pembangunan sehingga Dharmasraya bisa dipercepat dengan tambahan dukungan anggaran dari pusat,” tegasnya. (ita)

Editor : Novitri Selvia
#apbd #Pemkab Dharmasraya #Annisa Suci Ramadhani