Kegiatan memasak rendang dilakukan secara gotong royong pada Senin (22/12/2025) di halaman belakang Kantor Bupati Dharmasraya.
Ribuan ibu-ibu dari berbagai unsur terlibat dalam kegiatan tersebut sejak pagi hari.
Ketua Dharma Wanita Kabupaten Dharmasraya, Las Jasman, mengatakan kegiatan ini melibatkan Dharma Wanita tingkat kecamatan dan nagari, organisasi perempuan, organisasi perangkat daerah (OPD), serta unsur Forkopimda.
“Rendang dipilih karena merupakan makanan khas Minangkabau yang tahan lama dan memiliki nilai gizi tinggi, sehingga sesuai untuk kebutuhan korban bencana,” kata Las Jasman.
Proses memasak dilakukan secara tradisional menggunakan tungku dan kuali besar untuk menjaga cita rasa.
Rendang dimasak hingga siap dikemas dan didistribusikan ke daerah terdampak bencana.
Salah seorang peserta, Marni (34), menyebut keterlibatannya merupakan bentuk empati kepada korban bencana.
Ia mengatakan kelelahan dan panas saat memasak tidak menghalangi niat untuk membantu.
Pemkab Dharmasraya memberikan dukungan penuh dalam kegiatan ini, mulai dari penyediaan bahan baku, peralatan, hingga pendistribusian bantuan.
Setelah pengemasan, rendang akan dikirim ke lokasi bencana melalui jalur yang telah ditetapkan.
Pemkab Dharmasraya berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat terdampak serta mendukung upaya pemulihan pascabencana.(ita)
Editor : Hendra Efison