Kapolres Dharmasraya melalui Kasat Lantas AKP Zamrinaldi menyampaikan, dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa. Namun, kerugian materi akibat kecelakaan ditaksir mencapai sekitar Rp15 juta.
“Tidak ada korban meninggal dunia. Namun satu orang mengalami sesak pada dada dan langsung dilarikan ke RSUD Sungaidareh untuk mendapatkan perawatan medis,” ujar AKP Zamrinaldi.
Ia menambahkan, kendaraan truk yang terlibat kecelakaan telah diamankan di Mapolres Dharmasraya untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.
Berdasarkan keterangan kepolisian, truk tersebut datang dari arah Muaro Bungo, Provinsi Jambi, menuju wilayah Dharmasraya. Kecelakaan terjadi saat truk yang dikemudikan Toni Afrizon (41), warga Kampuang Guci, Desa Guguak, Kecamatan 2 x 11 Kayu Tanam, Kabupaten Padangpariaman, mengalami pecah ban di bagian depan.
“Ban depan truk pecah sehingga pengemudi tidak dapat mengendalikan laju kendaraan dan menabrak pembatas jembatan,” jelas AKP Zamrinaldi.
Sementara itu, untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan panjang di sekitar lokasi kejadian, sejumlah personel Satuan Lalu Lintas Polres Dharmasraya dikerahkan guna mengatur arus kendaraan yang melintas di Jembatan Sungai Dareh.
AKP Zamrinaldi juga mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati dan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak sebelum bepergian.
“Kami tidak henti-hentinya mengingatkan pengendara, baik roda dua maupun roda empat, untuk selalu berhati-hati. Kecelakaan bisa berakibat fatal, tidak hanya membahayakan pengemudi tetapi juga pengguna jalan lainnya,” tegasnya. (ita)
Editor : Adetio Purtama