Pelantikan tersebut merupakan bagian dari penataan dan penguatan birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya guna meningkatkan kualitas pelayanan publik serta efektivitas kinerja organisasi perangkat daerah.
Dalam arahannya, Wakil Bupati Leli Arni menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan awal dari pengabdian dan tanggung jawab baru kepada masyarakat.
Menurutnya, seluruh proses pelantikan telah melalui mekanisme dan prosedur yang berlaku, serta memperoleh rekomendasi dari instansi berwenang sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Jabatan ini adalah amanah yang akan diuji oleh waktu, tantangan, dan harapan masyarakat. Jadilah pemimpin yang memberi teladan, bukan sekadar memberi perintah,” tegasnya di hadapan para pejabat yang dilantik.
Wakil Bupati meminta seluruh pejabat yang baru dilantik untuk membangun budaya kerja yang disiplin, responsif, kolaboratif, dan berorientasi pada hasil. Ia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak ditentukan oleh satu individu, melainkan oleh kerja kolektif yang solid dan terkoordinasi.
Menurutnya, sinergi antarperangkat daerah menjadi kunci dalam mewujudkan pelayanan publik yang optimal dan pencapaian target pembangunan.
“Keberhasilan daerah ditentukan oleh kerja bersama. Tidak bisa hanya mengandalkan satu orang, tetapi membutuhkan kolaborasi yang kuat,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Leli Arni juga mengingatkan lima prinsip dasar yang harus dipegang oleh setiap pejabat, yaitu:
- Memiliki visi yang jelas.
- Yakin mampu mencapai visi tersebut.
- Berusaha secara sungguh-sungguh dan maksimal.
- Berdoa dalam setiap ikhtiar.
- Berserah diri kepada Tuhan atas hasil yang diperoleh.
Ia menegaskan bahwa jabatan bukan sesuatu yang permanen. Rotasi dan mutasi merupakan hal yang lazim dalam birokrasi sebagai bagian dari dinamika organisasi dan penyegaran struktur pemerintahan.
Dorong Percepatan Target Kinerja dan PAD
Selain menekankan aspek kepemimpinan, Wakil Bupati juga meminta para pejabat segera menyusun perencanaan kerja yang matang, melaksanakan program tepat waktu, serta memastikan pertanggungjawaban yang akuntabel.
Ia menyoroti pentingnya percepatan capaian target kinerja dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sejak awal tahun anggaran. Menurutnya, perencanaan yang baik di awal tahun akan berdampak signifikan terhadap pencapaian program pembangunan secara keseluruhan.
Dengan pelantikan ini, diharapkan jajaran pejabat administrator, pengawas, dan Kepala UPT Puskesmas dapat meningkatkan profesionalisme serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Dharmasraya. (ita)
Editor : Adetio Purtama