Kapolres Dharmasraya, AKBP Kartyana Widiyarso Wardoyo Putro, menegaskan pentingnya peran seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan suasana yang aman dan kondusif.
Ia mengingatkan warga agar tidak menyalakan petasan saat waktu ibadah, tidak melakukan aksi balap liar, serta menghindari berbagai kegiatan yang dapat mencederai esensi Ramadan.
“Saya tidak henti-hentinya mengimbau kepada warga untuk tidak terlibat dalam aktivitas judi, minuman keras (miras), dan penyakit masyarakat lainnya. Di samping itu, kepada para orang tua diharapkan untuk selalu mengawasi anak-anaknya, terutama saat menjelang berbuka puasa, usai berbuka, setelah salat Subuh, serta pada waktu-waktu lainnya,” ujar Kartyana.
Menurutnya, pengawasan tersebut penting karena pada jam-jam tertentu sering dimanfaatkan untuk berkumpul tanpa pengawasan yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas. Untuk mengantisipasi hal itu, jajaran Polres Dharmasraya bersama instansi terkait meningkatkan patroli rutin di sejumlah titik rawan.
Pengamanan juga difokuskan pada lokasi pasar pabukoan yang tersebar di beberapa wilayah, mulai dari Kecamatan Pulau Punjung, Koto Baru, Sitiung hingga Sei Rumbai.
Puluhan personel gabungan ditempatkan di kawasan tersebut guna menjaga ketertiban lalu lintas serta memberikan rasa aman bagi pedagang dan pengunjung.
Selain pengamanan selama Ramadan, Polres Dharmasraya juga mulai melakukan persiapan menghadapi arus mudik Lebaran 1447 H. Kapolres menyebut pihaknya telah melakukan survei kondisi jalan sebagai langkah awal pemetaan potensi kerawanan.
“Insya Allah awal bulan Maret nanti kita akan mengadakan rapat lintas sektoral bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk mematangkan kesiapan pengamanan arus mudik,” jelasnya.
Melalui langkah preventif tersebut, Polres Dharmasraya berharap pelaksanaan ibadah Ramadan hingga perayaan Idulfitri dapat berjalan aman, tertib, dan lancar tanpa gangguan yang berarti. (ita)
Editor : Adetio Purtama