Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Jembatan Gantung Lubuk Botung Dharmasraya Resmi Dibuka, Bagian Program 200 Jembatan Nasional

Zulfia Anita • Selasa, 10 Maret 2026 | 21:56 WIB

Jembatan gantung Lubuk Botung di Ampang Kuranji Dharmasraya resmi dibuka sebagai bagian program 200 jembatan nasional untuk memperkuat konektivitas wilayah.
Jembatan gantung Lubuk Botung di Ampang Kuranji Dharmasraya resmi dibuka sebagai bagian program 200 jembatan nasional untuk memperkuat konektivitas wilayah.
PADEK.JAWAPOS.COM—Jembatan gantung Lubuk Botung yang membentang di atas Batang Siek di Nagari Ampang Kuranji, Kabupaten Dharmasraya, resmi digunakan masyarakat setelah diresmikan pada Selasa (10/3/2026).

Peresmian dilakukan oleh Dandim 0310/SSD Letkol CZI Joko Sradona sebagai bagian dari peluncuran 200 jembatan di berbagai daerah yang siap dimanfaatkan masyarakat dalam program penguatan konektivitas wilayah.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani yang diwakili Kepala Dinas PUPR Zakirman, Camat Koto Baru Darmendra, Kapolsek Koto Baru Iptu Alfurqon, Wali Nagari Ampang Kuranji Nobon, unsur TNI, serta masyarakat setempat.

Dandim 0310/SSD Letkol CZI Joko Sradona mengatakan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari program Presiden RI Prabowo Subianto melalui Kepala Staf Angkatan Darat Maruli Simanjuntak.

Program tersebut diusulkan oleh Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani melalui Dinas PUPR sebagai upaya memperbaiki akses infrastruktur yang sebelumnya mengalami kerusakan.

“Jembatan yang kami kerjakan bersama Pemerintah Kabupaten Dharmasraya dan masyarakat setempat ada empat titik yang akan dikerjakan, salah satunya jembatan gantung di Nagari Ampang Kuranji,” kata Joko.

Ia menjelaskan bahwa kondisi jembatan sebelumnya mengalami kerusakan berat bahkan sempat putus sehingga mengganggu mobilitas masyarakat yang sehari-hari bergantung pada akses tersebut.

Pembangunan kembali jembatan dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah untuk memastikan akses transportasi warga tetap terhubung, terutama bagi wilayah yang terdampak kerusakan infrastruktur akibat bencana.

Jembatan gantung Lubuk Botung memiliki peran penting karena menjadi jalur penghubung aktivitas masyarakat menuju pusat ekonomi, fasilitas pendidikan, serta berbagai kegiatan sosial lainnya.

Dengan selesainya pembangunan dan dibukanya kembali jembatan tersebut, mobilitas warga di Nagari Ampang Kuranji diharapkan dapat berjalan lebih lancar.

Tokoh masyarakat Ampang Kuranji, Andisa Putra, menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI dan pemerintah daerah atas terbangunnya kembali jembatan yang sebelumnya rusak tersebut.

Ia menilai kehadiran kembali jembatan tersebut memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang selama ini sangat bergantung pada akses penghubung tersebut.

Baca Juga: ITP Hadirkan Teknologi Air Bersih dan Aquaponik Untuk Warga Gurun Laweh Pascabanjir

Andisa juga mengapresiasi langkah cepat Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani dalam menjemput program pembangunan dari pemerintah pusat sehingga pembangunan jembatan yang sangat dibutuhkan masyarakat dapat direalisasikan.

“Masyarakat Ampang Kuranji sangat bersyukur. Jembatan ini kembali menghubungkan aktivitas warga dan memberi harapan baru bagi peningkatan ekonomi serta akses pendidikan masyarakat,” ujarnya.

Peresmian jembatan tersebut sekaligus menandai beroperasinya kembali salah satu akses vital masyarakat yang menghubungkan berbagai aktivitas sosial, ekonomi, dan pendidikan di wilayah tersebut.(*)

Editor : Hendra Efison
#Ampang Kuranji Dharmasraya #jembatan Dharmasraya diresmikan #jembatan gantung Lubuk Botung