PADEK.JAWAPOS.COM— Komitmen PT PLN (Persero) dalam mendukung sektor pendidikan kembali diwujudkan melalui penyalaan listrik di Sekolah Rakyat Sungai Kambut, Kabupaten Dharmasraya.
Penyambungan ini menjadi tonggak penting dalam pembangunan salah satu Sekolah Rakyat terbesar di Sumatera Barat.
Melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Sitiung di bawah UP3 Solok, PLN melakukan penyambungan sekaligus pengenergian listrik dengan daya sebesar 197 kVA pada Selasa (21/4).
Pasokan listrik tersebut kini menjadi sumber utama energi untuk menunjang berbagai aktivitas pembangunan sekolah.
Sekolah Rakyat Sungai Kambut dibangun di atas lahan seluas sekitar 10 hektare dan dirancang mencakup jenjang pendidikan lengkap, mulai dari sekolah dasar hingga sekolah menengah atas.
Baca Juga: Tiga Atlet Domino Sumbar Siap Tampil di Kejurnas ORADO 2026 Bogor, Target Ukur Kualitas Nasional
Fasilitas yang disiapkan diharapkan mampu menjadikan sekolah ini sebagai pusat pengembangan sumber daya manusia unggul di wilayah Dharmasraya.
Sejak tahap awal pembangunan, PLN memastikan ketersediaan listrik yang andal untuk mendukung berbagai kebutuhan.
Saat ini, energi listrik dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan konstruksi, operasional perkantoran, penerangan kawasan, serta fasilitas pendukung lainnya.
Kegiatan penyalaan listrik ini turut dihadiri jajaran PT PLN (Persero) ULP Sitiung bersama perwakilan Koordinator Pembangunan, Rifai Soleh.
Manajer ULP Sitiung, Seprianto, menegaskan bahwa PLN akan terus berperan aktif dalam mendukung pembangunan strategis melalui penyediaan listrik yang andal dan berkelanjutan.
“PLN tidak hanya menghadirkan listrik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membuka akses pendidikan yang lebih merata bagi masyarakat,” ujarnya.
Secara terpisah, General Manager PLN UID Sumatera Barat, Ajrun Karim, menyampaikan bahwa dukungan terhadap pembangunan sektor pendidikan merupakan bagian penting dari komitmen perusahaan dalam mendorong kemajuan daerah.
“Penyediaan listrik untuk Sekolah Rakyat ini merupakan bagian dari peran PLN dalam memastikan setiap anak bangsa memiliki akses terhadap pendidikan yang layak dan berkualitas. Kami percaya, listrik tidak hanya menerangi, tetapi juga menumbuhkan harapan dan membuka jalan menuju masa depan yang lebih baik,” kata Ajrun.
Baca Juga: 16 Aparatur Kelurahan Dilatih Menulis dan jadi Konten Kreator
Ke depan, kebutuhan listrik di Sekolah Rakyat Sungai Kambut diperkirakan meningkat hingga 555 kVA seiring bertambahnya fasilitas dan dimulainya operasional penuh sekolah.
Hal ini menjadi bukti nyata peran PLN dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, khususnya dalam memperluas akses pendidikan yang merata dan berkualitas di Sumatera Barat.
Dengan semangat kolaborasi, PLN mengusung tagline “Energize: Mengalirkan Energi, Sekolah Mengalirkan Prestasi” sebagai wujud komitmen dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.(*)
Editor : Hendra Efison