Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Bupati Annisa Serahkan Bantuan Permakanan untuk Ibu Hamil dan Menyusui di Timpeh

Zulfia Anita • Selasa, 23 Juni 2026 | 18:15 WIB
Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani menyerahkan bantuan permakanan tahap II bagi 19 ibu hamil dan menyusui di Kecamatan Timpeh.
Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani menyerahkan bantuan permakanan tahap II bagi 19 ibu hamil dan menyusui di Kecamatan Timpeh.

PADEK.JAWAPOS.COM— Pemerintah Kabupaten Dharmasraya kembali menyalurkan bantuan paket permakanan bagi ibu hamil dan ibu menyusui sebagai bagian dari upaya percepatan penanganan stunting. Bantuan tahap II tersebut diserahkan langsung Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani kepada para penerima manfaat di Kecamatan Timpeh, Selasa (23/6/2026).

Program bantuan permakanan menjadi salah satu kebijakan yang dijalankan Pemkab Dharmasraya untuk mendukung pemenuhan gizi masyarakat sejak masa kehamilan. Pada tahap ini, bantuan diberikan kepada 19 ibu hamil dan ibu menyusui di Kecamatan Timpeh.

Dalam sambutannya, Annisa menegaskan bahwa pencegahan stunting tidak bisa dilakukan ketika anak sudah memasuki usia balita, melainkan harus dimulai sejak masa kehamilan.

“Penanganan stunting harus dimulai dari masa kehamilan. Kalau bantuan baru diberikan saat anak berusia empat atau lima tahun, sebenarnya sudah terlambat. Karena itu, perhatian terhadap kesehatan dan gizi ibu hamil menjadi sangat penting,” ujarnya.

Annisa menjelaskan, bantuan diberikan dalam bentuk paket permakanan yang disalurkan secara bertahap sejak masa kehamilan hingga enam bulan setelah melahirkan. Setiap penerima memperoleh bantuan dengan total nilai mencapai Rp3 juta yang disalurkan setiap minggu kedua setiap bulan.

Menurutnya, program tersebut merupakan salah satu komitmen yang telah disiapkan sejak dirinya mencalonkan diri sebagai Bupati Dharmasraya.

Saat ini, bantuan diprioritaskan bagi keluarga yang masuk kategori desil 1 dan desil 2 berdasarkan data kesejahteraan masyarakat. Pendataan penerima dilakukan melalui puskesmas dan perangkat terkait.

“Sebenarnya target kami adalah ibu hamil dan ibu menyusui dari keluarga desil 1 sampai desil 5. Namun karena keterbatasan anggaran daerah, program ini kita mulai terlebih dahulu untuk desil 1 dan 2. Mudah-mudahan tahun depan dapat dilaksanakan lebih luas lagi,” katanya.

Masyarakat Diminta Segera Melapor

Dalam kesempatan itu, Annisa mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kehamilan kepada petugas kesehatan maupun pemerintah nagari agar memperoleh pendampingan sejak awal.

Ia meminta ibu hamil dari keluarga desil 1 dan desil 2 yang belum terdata segera melapor kepada wali nagari, puskesmas, atau Dinas Sosial untuk dilakukan verifikasi.

“Kalau ada ibu hamil dari keluarga desil 1 dan 2 yang belum terdata, segera laporkan kepada Wali Nagari, puskesmas maupun Dinas Sosial agar dapat diverifikasi dan masuk dalam pendataan program,” tegasnya.

Selain menyerahkan bantuan, Annisa juga berdialog dengan para penerima manfaat. Dalam dialog tersebut, ia menekankan pentingnya pengetahuan mengenai pemenuhan gizi selama kehamilan, pola asuh anak, serta langkah pencegahan stunting sejak dini.

Ia meminta bidan desa dan kader Posyandu terus memberikan edukasi kepada ibu hamil dan ibu menyusui di setiap nagari.

“Bantuan makanan penting, tetapi pengetahuan juga tidak kalah penting. Karena itu saya berharap Posyandu terus memberikan edukasi kepada para ibu agar memahami kebutuhan gizi selama kehamilan dan masa tumbuh kembang anak,” ujarnya di hadapan para kader Posyandu dan Kepala Dinas Kesehatan Dharmasraya, Hj Yosta Defina.

Lengkapi Program Pemerintah Pusat

Annisa mengatakan bantuan permakanan dari Pemkab Dharmasraya merupakan bagian dari berbagai program yang bertujuan meningkatkan kesehatan ibu dan anak.

Menurut dia, program tersebut berjalan seiring dengan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari pemerintah pusat serta bantuan bagi ibu hamil dengan risiko tertentu yang disalurkan melalui Kementerian Kesehatan.

“Semua program pemerintah ini memiliki tujuan yang sama, yakni memastikan ibu dan anak mendapatkan asupan gizi yang baik sehingga mampu melahirkan generasi yang sehat dan bebas stunting,” katanya.

Salah seorang penerima manfaat, Titin, mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan pemerintah daerah.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Ibu Bupati dan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya. Bantuan ini sangat membantu kami dalam memenuhi kebutuhan gizi selama kehamilan dan setelah melahirkan. Semoga program ini terus berlanjut dan dapat dirasakan lebih banyak masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Sosial P3APPKB) Dharmasraya, Martin Efendi, mengatakan penyaluran bantuan di Kecamatan Timpeh merupakan tahap kedua setelah sebelumnya dilaksanakan di Kecamatan Pulau Punjung dan Sitiung.

Menurut Martin, program bantuan permakanan bagi ibu hamil dan ibu menyusui yang digagas Bupati Annisa Suci Ramadhani bersama Wakil Bupati Leli Arni menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam menekan angka stunting.

“Sepengetahuan kami, program bantuan permakanan bagi ibu hamil dan ibu menyusui seperti ini merupakan satu-satunya di Sumatera Barat yang didanai langsung oleh pemerintah daerah. Karena itu program ini patut kita dukung dan syukuri bersama sebagai bentuk keseriusan Ibu Bupati dalam mencegah stunting sejak dini,” katanya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Timpeh Rizky Rullien Putra, para wali nagari se-Kecamatan Timpeh, Ketua Bamus, kepala puskesmas, bidan desa, serta kader Posyandu.(*)

Editor : Hendra Efison
#bantuan ibu hamil Dharmasraya #stunting Dharmasraya #bantuan permakanan ibu menyusui #Annisa Suci Ramadhani #Kecamatan Timpeh