Polres Dharmasraya Selidiki Tewasnya Karyawan PT DSL saat Cek Mesin Konveyor di Pabrik Sawit

Zulfia Anita • Dipublikasikan Jumat, 24 Juli 2026 | 15:15 WIB
Personel Polres Dharmasraya melakukan penyelidikan terkait meninggalnya seorang karyawan PT Dharmasraya Sawit Lestari (DSL) di area pabrik kelapa sawit, Jorong Palo Koto, Nagari Koto Baru, Kecamatan Koto Baru, Jumat (24/7/2026).
Personel Polres Dharmasraya melakukan penyelidikan terkait meninggalnya seorang karyawan PT Dharmasraya Sawit Lestari (DSL) di area pabrik kelapa sawit, Jorong Palo Koto, Nagari Koto Baru, Kecamatan Koto Baru, Jumat (24/7/2026).

PADEK.JAWAPOS.COM – Polres Dharmasraya menyelidiki peristiwa meninggalnya seorang karyawan PT Dharmasraya Sawit Lestari (DSL) di area pabrik kelapa sawit perusahaan tersebut di Jorong Palo Koto, Nagari Koto Baru, Kecamatan Koto Baru, Kabupaten Dharmasraya, Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 08.30 WIB.

Korban berinisial YP (49), yang bekerja sebagai Mandor Maintenance, meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan saat melakukan pengecekan di area mesin konveyor yang sedang beroperasi.

Berdasarkan informasi awal yang dihimpun di lokasi, korban ditemukan mengalami kecelakaan ketika berada di area mesin konveyor.

Rekan kerja yang mendengar teriakan korban langsung menghentikan operasional mesin melalui panel kontrol sebelum bersama karyawan lainnya melakukan proses evakuasi.

Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Sungai Rumbai untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, berdasarkan hasil pemeriksaan tenaga kesehatan, YP dinyatakan meninggal dunia.

Menerima laporan tersebut, personel Polres Dharmasraya segera mendatangi lokasi kejadian.

Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memasang garis polisi, serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk mengungkap rangkaian peristiwa yang terjadi.

Polisi Koordinasi dengan Perusahaan dan Instansi Terkait

Kapolres Dharmasraya menyampaikan bahwa proses penyelidikan masih berlangsung. Kepolisian juga terus berkoordinasi dengan pihak PT Dharmasraya Sawit Lestari (DSL) dan instansi terkait guna mendalami seluruh fakta di lapangan.

Menurut Kapolres, langkah tersebut dilakukan agar penyebab pasti kejadian dapat diketahui berdasarkan hasil penyelidikan yang sedang berjalan.

Selain melakukan penyelidikan, polisi juga telah mengamankan lokasi kejadian untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut. Keterangan para saksi dan hasil olah TKP menjadi bagian dari proses yang sedang dilakukan penyidik.

Polres Sampaikan Belasungkawa dan Ingatkan Pentingnya K3

Polres Dharmasraya turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban atas musibah tersebut. Kepolisian berharap keluarga diberikan ketabahan dalam menghadapi peristiwa yang terjadi.

Dalam kesempatan itu, Polres Dharmasraya juga mengimbau seluruh perusahaan agar terus memperkuat penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Langkah tersebut dinilai penting untuk meminimalkan risiko kecelakaan kerja di lingkungan operasional perusahaan.

Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan yang menimpa karyawan PT Dharmasraya Sawit Lestari tersebut masih didalami oleh pihak kepolisian. Hasil penyelidikan akan menjadi dasar untuk mengetahui secara utuh penyebab dan kronologi kejadian.(*)

Editor : Hendra Efison
kecelakaan kerja PT DSL karyawan PT DSL meninggal mesin konveyor pabrik sawit PT Dharmasraya Sawit Lestari polres dharmasraya