PADEK.JAWAPOS.COM– Sebanyak 54 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Capaska) Kabupaten Dharmasraya Tahun 2026 mulai menjalani masa karantina setelah Wakil Bupati Dharmasraya Leli Arni, S.Pd., M.Si., membuka Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kabupaten Dharmasraya, Senin (3/8/2026).
Pembukaan tersebut menandai dimulainya rangkaian pendidikan dan pelatihan bagi para Capaska yang akan bertugas pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Dharmasraya.
Selama dua pekan, para peserta akan mengikuti pembinaan intensif yang mencakup Peraturan Baris-Berbaris (PBB), ideologi Pancasila, wawasan kebangsaan, kepemimpinan, pembentukan karakter, serta pembinaan fisik dan mental.
Pelatihan diberikan oleh tim instruktur gabungan dari Kodim 0310/SSD, Polres Dharmasraya, Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Dharmasraya, dan Dewan Pembina PPI (DPPI) Kabupaten Dharmasraya.
Leli Arni mengapresiasi para peserta yang telah melewati proses seleksi dan terpilih menjadi calon pengibar bendera pusaka Kabupaten Dharmasraya. Ia meminta seluruh peserta mengikuti arahan pelatih, menjaga kekompakan, disiplin, dan jiwa korsa selama masa karantina.
Ia juga meminta para Capaska menjadikan Paskibraka Tingkat Nasional Tahun 2025 dan Paskibraka Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2025 asal Dharmasraya sebagai teladan.
Menurut Leli, keberhasilan para senior tersebut menunjukkan bahwa putra-putri Dharmasraya mampu bersaing hingga tingkat nasional.
SMAN 1 Pulau Punjung Kirim 11 Peserta
Berdasarkan daftar resmi calon Paskibraka Kabupaten Dharmasraya Tahun 2026, SMAN 1 Pulau Punjung menjadi sekolah dengan jumlah peserta terbanyak, yakni 11 orang.
Mereka terdiri dari Ammar Nuha Ramadhan, Berliadib, Jio Azka Diedmon, Rafa Ramadhan, Ripqi Agri Priatna, Muhammad Zidan, Zhafran Adelio Rizal, Anggun Anggela, Neisya Febrina Afsya, Regina Amallya, dan Azilia Demira Putri.
SMAN 1 Sitiung mengirimkan delapan peserta, yaitu Adek Firmansyah, Calven Polgeska, Ferdinan Ozella Sodiq, Muhammad Zikri Maulana, Muthiara Madani, Nazla Anaya Putri, Salwatul Aisy, dan Rafael Bernardus Simarmata.
Selanjutnya, SMAN 2 Pulau Punjung mengirim tujuh peserta, yakni Rafa Mulya, Rhaka Dean Dwi Fano, Yudha Irvano, Juariah, Ibra Movic, Senandung Mutiara, dan Arva Syahputra.
SMAN 1 Koto Baru dan SMAN 1 Sungai Rumbai masing-masing mengirim empat peserta. Dari SMAN 1 Koto Baru terdapat Robby Nusa Bhakti, Valentino Risky, Finza OC Hafiza, dan Rashada Salewis, sedangkan SMAN 1 Sungai Rumbai mengirim M. Aqbar Azmi, Bryan Koln Situmorang, Anami Nazifa Daintis, dan Kheyla Ertiannur.
Peserta dari SMA, Madrasah, dan SMK
Sekolah lain yang mengirimkan peserta adalah SMAN 1 Koto Salak, SMAN 1 Timpeh, SMAN 1 Tiumang, SMAN 2 Koto Baru, SMAN 2 Sitiung, SMAN 2 Sungai Rumbai, SMA 5 Sumatera Barat, dan SMA Taruna Sumatera Barat.
Dari jenjang madrasah terdapat Elga Septia Fitri dari MAN Dharmasraya, Ratu Amira Balqis dari MAS Darussalam, Fatan Karib dari MAS Nurul Iman, serta Habli Razak dari MAS Pembangunan.
Sementara dari jenjang SMK, peserta berasal dari SMKN 1 Koto Baru, SMKN 1 Koto Besar, SMKN 1 Padang Laweh, SMKN 1 Pulau Punjung, SMKN 1 Sungai Rumbai, dan SMKN 1 Timpeh.
Pembukaan Pusdiklat turut dihadiri jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para pelatih, pengurus PPI Kabupaten Dharmasraya, DPPI, serta tim medis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Dharmasraya.
Setelah penyematan tanda peserta secara simbolis oleh Wakil Bupati, seluruh Capaska diserahkan kepada tim instruktur gabungan untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan hingga pelaksanaan upacara pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.(*)
Editor : Hendra Efison