Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Ampang Puteri Specialist Hospital-Callmedis Edukasi Kanker Darah

Rommy Delfiano • Kamis, 7 Mei 2026 | 08:20 WIB
Dr Nur Adila BT Anuar (kiri) menyerahkan voucher medical check up kepada peserta yang beruntung dalam edukasi soal kanker darah di Hotel Santika Bukittinggi, baru-baru ini. (ROMI/PADEK)
Dr Nur Adila BT Anuar (kiri) menyerahkan voucher medical check up kepada peserta yang beruntung dalam edukasi soal kanker darah di Hotel Santika Bukittinggi, baru-baru ini. (ROMI/PADEK)

PADEK.JAWAPOS.COM - Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kanker darah terus digencarkan. Salah satunya lewat edukasi kesehatan bertajuk “Dari Darah ke Kelenjar: Fakta tentang Leukemia dan Lymphoma” di Hotel Santika Bukittinggi baru-baru ini.

Acara ini menghadirkan dokter spesialis hematologi, Dr Nur Adila BT Anuar, yang membedah tuntas seputar leukemia dan limfoma, mulai dari gejala awal hingga penanganannya. Kegiatan ini menjadi ruang diskusi terbuka bagi masyarakat, sekaligus menjawab berbagai pertanyaan yang selama ini kerap menjadi kekhawatiran publik.

Kegiatan tersebut kolaborasi antara Ampang Puteri Specialist Hospital KPJ Kuala Lumpur, Callmedis, dan Prudential GPS United Padang. Peserta yang hadir pun beragam, mulai dari anggota HTT, HBT, hingga kalangan pengusaha di Sumbar.

Suasana semakin hangat dengan sesi makan malam bersama dokter. Dalam sesi ini, peserta dapat berdiskusi lebih santai namun mendalam, membuka ruang komunikasi langsung antara tenaga medis dan masyarakat.

Dalam paparannya, Dr Nur Adila menegaskan bahwa leukemia dan limfoma adalah jenis kanker yang menyerang sistem darah dan kelenjar getah bening. Data World Health Organization menunjukkan kanker masih menjadi salah satu penyebab utama kematian global, dengan jutaan kasus baru setiap tahun, termasuk kanker darah.

Leukemia terjadi akibat produksi sel darah putih abnormal di sumsum tulang, sedangkan limfoma menyerang sistem limfatik yang berperan penting dalam imunitas tubuh. Gejala yang perlu diwaspadai antara lain mudah lelah, pembengkakan kelenjar getah bening, demam berkepanjangan, serta penurunan berat badan tanpa sebab jelas.

“Deteksi dini sangat menentukan peluang kesembuhan. Semakin cepat diketahui, semakin besar kemungkinan untuk ditangani dengan baik,” jelasnya.

Seiring kemajuan teknologi medis, metode diagnosis kini semakin canggih. Mulai dari tes darah lengkap, biopsi, hingga pencitraan modern memungkinkan penanganan yang lebih cepat dan akurat. Bahkan, terapi terbaru seperti imunoterapi dan terapi target telah meningkatkan angka harapan hidup pasien kanker darah dalam beberapa tahun terakhir.

Kegiatan ini juga dihadiri Nur Aaqidah Binti Hamidi, Executive Health Tourism International Patient Care, yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas negara dalam memperluas akses layanan kesehatan berkualitas, khususnya di bidang hematologi dan onkologi.

Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan serta tidak ragu melakukan pemeriksaan sejak dini. Edukasi yang berkelanjutan dan kolaborasi global dinilai menjadi kunci dalam menekan angka kematian akibat kanker darah di masa depan. 

 

Perwakilan Callmedis, Nadya Anas, yang beralamat di Jalan Ketaping KM 7 Bypass Simpang Bypass Ketaping, menjelaskan bahwa kegiatan ini juga menghadirkan sejumlah keuntungan bagi peserta. Salah satunya, pemberian dua voucher medical check-up lengkap dari KPJ Ampang Puteri bagi peserta beruntung.

“Paketnya mencakup pemeriksaan menyeluruh, termasuk fasilitas antar-jemput bandara di Kuala Lumpur,” ujar Nadya.

Ia juga menambahkan, KPJ Ampang Puteri memberikan fasilitas menarik berupa gratis biaya kamar rawat inap pada hari Senin hingga Jumat. Sementara pada akhir pekan, pasien hanya dikenakan 50 persen biaya kamar. Pemesanan layanan ini dilakukan melalui Callmedis Indonesia.

Sebagai informasi, Ampang Puteri Specialist Hospital merupakan salah satu rumah sakit unggulan di Kuala Lumpur yang telah beroperasi sejak 1995. Rumah sakit ini didukung lebih dari 80 dokter spesialis senior dan memiliki kapasitas sekitar 250 tempat tidur, menjadikannya rujukan utama untuk layanan kesehatan spesialistik di Malaysia. (r)

Editor : Adriyanto Syafril
#Kanker darah #edukasi kesehatan