PADEK.JAWAPOS.COM -- Penggunaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (kend) di Sumatera Barat menunjukkan pertumbuhan signifikan sepanjang Semester I 2026. PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Barat mencatat jumlah transaksi pengisian daya kendaraan listrik meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan periode sebelumnya dan mencapai 7.016 transaksi.
Lonjakan penggunaan SPKLU tersebut menjadi sinyal kuat berkembangnya ekosistem kendaraan listrik di Sumatera Barat. Tren ini tidak hanya terlihat dari bertambahnya jumlah transaksi, tetapi juga dari peningkatan konsumsi energi listrik dan nilai transaksi yang tercatat selama enam bulan pertama tahun ini.
Peningkatan tersebut mencerminkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kendaraan listrik sebagai moda transportasi yang efisien, modern, sekaligus ramah lingkungan. Di sisi lain, ketersediaan infrastruktur pengisian daya yang terus diperkuat PLN dinilai mampu menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang semakin mengarah pada penggunaan energi bersih.
General Manager PLN UID Sumatera Barat, Ajrun Karim, mengatakan pertumbuhan penggunaan SPKLU menjadi indikator positif perkembangan ekosistem kendaraan listrik di Ranah Minang. Menurutnya, semakin banyak masyarakat yang mulai beralih dan merasakan manfaat kendaraan listrik, baik untuk aktivitas sehari-hari maupun perjalanan antardaerah.
“Peningkatan penggunaan SPKLU menunjukkan bahwa masyarakat semakin percaya terhadap kendaraan listrik sebagai solusi transportasi masa depan. PLN berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan yang andal dan mudah diakses agar pengguna kendaraan listrik dapat beraktivitas dengan nyaman di mana pun berada,” ujar Ajrun.
Untuk mengantisipasi pertumbuhan pengguna kendaraan listrik, PLN terus memperkuat kesiapan infrastruktur pendukung melalui pengembangan SPKLU di berbagai lokasi strategis. Penguatan jaringan pengisian daya dilakukan untuk memastikan kemudahan akses bagi pengguna kendaraan listrik, baik di kawasan perkotaan, jalur utama transportasi, maupun destinasi wisata.
Ajrun menilai peningkatan penggunaan SPKLU sejalan dengan program pemerintah dalam mendorong transisi energi nasional. Pemanfaatan kendaraan listrik diharapkan dapat membantu mengurangi emisi karbon sekaligus menciptakan sistem transportasi yang lebih berkelanjutan.
Selain memperluas infrastruktur fisik, PLN juga mengoptimalkan layanan digital melalui aplikasi PLN Mobile. Aplikasi tersebut memungkinkan pengguna menemukan lokasi SPKLU, memantau ketersediaan fasilitas pengisian daya, serta melakukan transaksi pengisian secara praktis dan aman. (rel)
Editor : Adriyanto Syafril