Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Transaksi SPKLU di Sumbar Melonjak

Adriyanto Syafril • Rabu, 24 Juni 2026 | 08:40 WIB
Pengguna kendaraan listrik melakukan pengisian daya di salah satu SPKLU PLN di Sumatera Barat. Sepanjang Semester I 2026, jumlah transaksi pengisian daya tercatat mencapai 7.016 transaksi atau meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan periode sebelumnya. (DOK PLN)
Pengguna kendaraan listrik melakukan pengisian daya di salah satu SPKLU PLN di Sumatera Barat. Sepanjang Semester I 2026, jumlah transaksi pengisian daya tercatat mencapai 7.016 transaksi atau meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan periode sebelumnya. (DOK PLN)

PADEK.JAWAPOS.COM -- Penggu­na­an Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (kend) di Sumatera Barat me­nun­jukkan pertumbuhan sig­­ni­fikan sepanjang Semester I 2026. PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Su­matera Barat mencatat jumlah transaksi pengisian daya kendaraan listrik meningkat hampir dua kali lipat diban­di­ng­kan periode sebelumnya dan mencapai 7.016 transaksi.

Lonjakan penggunaan SPKLU tersebut menjadi si­nyal kuat berkembangnya ekosistem kendaraan listrik di Sumatera Barat. Tren ini tidak hanya terlihat dari bertambahnya jumlah transaksi, tetapi juga dari peningkatan konsumsi energi listrik dan nilai transaksi yang tercatat selama enam bulan pertama tahun ini.

Peningkatan tersebut men­cerminkan semakin ti­ng­ginya kepercayaan ma­sya­rakat terhadap kendaraan listrik sebagai moda transpor­tasi­ yang efisien, modern, se­kaligus ramah lingkungan. Di sisi lain, ketersediaan infrastruktur pengisian daya yang terus diperkuat PLN dinilai mampu menjawab kebutuh­an mobilitas masya­ra­kat ya­ng semakin mengarah pa­da penggunaan energi bersih.

General Manager PLN UID Sumatera Barat, Ajrun Karim, mengatakan pertumbuhan penggunaan SPKLU menjadi indikator positif perkembangan ekosistem kendaraan listrik di Ranah Minang. Menurutnya, semakin banyak masyarakat yang mulai beralih dan m­e­rasakan manfaat kendaraan listrik, baik untuk aktivitas sehari-hari maupun perjalanan antardaerah.

“Peningkatan penggu­na­an SPKLU menunjukkan bah­wa masyarakat semakin percaya terhadap kendaraan listrik sebagai solusi transportasi masa depan. PLN berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan yang andal dan mudah diakses agar pengguna kendar­a­an listrik dapat beraktivitas dengan nyaman di mana pun berada,” ujar Ajrun.

Untuk mengantisipasi pertumbuhan pengguna kendaraan listrik, PLN terus memperkuat kesiapan infrastruktur pendukung melalui pengembangan SPKLU di berbagai lokasi strategis. Penguatan jaringan pengisian daya dilakukan untuk memastikan kemudahan akses bagi pengguna kendaraan listrik, baik di kawasan perkotaan, jalur utama transportasi, maupun destinasi wisata.

Ajrun menilai peningkatan penggunaan SPKLU sejalan dengan program pemerintah dalam mendorong transisi energi nasional. Pemanfaatan kendaraan listrik diharapkan dapat membantu mengurangi emisi karbon sekaligus menciptakan sis­tem transportasi yang lebih berkelanjutan.

Selain memperluas infrastruktur fisik, PLN juga mengoptimalkan layanan digital melalui aplikasi PLN Mobile. Aplikasi tersebut memungkinkan pengguna me­ne­mukan lokasi SPKLU, memantau ketersediaan fasilitas pengisian daya, serta melakukan transaksi pengisian secara praktis dan aman. (rel)

Editor : Adriyanto Syafril
#SPKLU Sumbar #kendaraan listirk