Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Kisah Perjalanan Umrah Backpacker: Diizinkan Pakai Visa Turis, Lihat Tutorial di YouTube, Hemat Puluhan Juta

Heri Sugiarto • Senin, 4 Maret 2024 | 23:42 WIB

VIA NEGERI JIRAN: Joko bersyukur bisa menunaikan ibadah umrah bersama istri secara backpacker-an pada Desember 2023 lalu. (DOKUMENTASI JOKO)
VIA NEGERI JIRAN: Joko bersyukur bisa menunaikan ibadah umrah bersama istri secara backpacker-an pada Desember 2023 lalu. (DOKUMENTASI JOKO)
PADEK.JAWAPOS.COM-Umrah mandiri alias umrah backpacker jadi perbincangan hangat akhir-akhir ini. Pemerintah Arab Saudi mengizinkan pemakaian visa turis untuk umrah. Namun, regulasi di dalam negeri belum berubah. Termasuk tentang visa umrah.

JOKO dan Erni suka menjajal hal-hal baru. Akhir tahun lalu, pasangan suami istri itu membulatkan tekad untuk beribadah umrah lewat jalur mandiri.

Layaknya backpacker, mereka menggali lebih banyak tentang destinasi lewat internet. Mereka juga menonton tayangan-tayangan tentang tutorial umrah mandiri di YouTube.

Sebenarnya tontonan-tontonan itulah yang menginspirasi keduanya untuk beribadah umrah sebagai backpacker. ”Saya terbang dulu ke Malaysia,” kata Joko kepada Jawa Pos, Sabtu (2/3).

Dia sengaja mengawali perjalanan umrahnya dari negeri jiran itu karena pemerintah Indonesia tidak mengizinkan warganya beribadah umrah secara mandiri.

Pada Desember 2023 itu, Joko dan Erni mengurus visa umrah lewat biro perjalanan wisata. Visa umrah untuk dua orang dipatok Rp6 juta. Biaya itu jauh lebih mahal ketimbang pembuatan visa umrah di Malaysia sekitar Rp1,5 juta per orang.

Dari Malaysia, Joko dan Erni terbang ke Jeddah dengan Saudia Airlines. Ketika itu biayanya Rp6 juta untuk dua orang.

Setiba di Jeddah, mereka menumpang Uber untuk menuju Mekkah. Biayanya 50 riyal atau sekitar Rp200 ribu. ”Di Mekkah saya booking Hotel Al Kiswah lewat Traveloka,” ujar Joko.

Tarif bermalam di hotel yang sering dipakai jemaah haji Indonesia itu sekitar Rp450 ribu per hari. Jarak hotel dengan Masjidilharam hanya sekitar 700 meter. Bagi yang tidak mau atau tidak mampu berjalan kaki, pihak hotel menyediakan feeder yang beroperasi 24 jam.

Joko mengaku sempat khawatir juga soal rangkaian ibadah umrah yang hendak dia jalani bersama istri. Apalagi, mereka berdua berangkat ke Mekkah tanpa pembimbing.

Namun, YouTube menyediakan semuanya. Bahkan, video tutorial manasik umrah pun tersedia. Tinggal disesuaikan dengan kebutuhan audiens, mau yang sederhana atau yang detail.

Tertatanya transportasi publik di Mekkah juga memudahkan jamaah umrah mandiri seperti Joko.

VIA NEGERI JIRAN: Joko bersyukur bisa menunaikan ibadah umrah bersama istri secara backpacker-an pada Desember 2023 lalu. (DOKUMENTASI JOKO)
VIA NEGERI JIRAN: Joko bersyukur bisa menunaikan ibadah umrah bersama istri secara backpacker-an pada Desember 2023 lalu. (DOKUMENTASI JOKO)
Dia mengatakan bahwa untuk berangkat menuju miqat atau titik dimulainya niat umrah, mereka naik bus dengan ongkos 4 riyal (sekitar Rp16 ribuan). Terminalnya ada di sekitar Masjidilharam.

Berhari-hari di Mekkah, Joko mengaku umrah setiap hari. ”Eman kalau di Mekkah hanya tidur,” katanya.

Setelah itu mereka bertolak ke Madinah. Kini sudah ada kereta cepat untuk menuju ke sana. Tetapi, Joko dan Erni memilih bus VIP dengan formasi kursi 2-1.

Di Madinah mereka menginap di hotel yang tarif per malamnya sekitar Rp600 ribu. Dia mengakui, harga hotel yang dia tempati di Madinah lebih mahal daripada yang di Mekkah karena lokasinya sangat dekat dengan Masjid Nabawi.

Secara keseluruhan, Joko dan Erni kira-kira menghabiskan biaya sekitar Rp30 juta. ”Itu sudah semuanya. Termasuk makan dan ngopi,” katanya.

Biaya tersebut jauh lebih murah dibandingkan paket umrah lewat travel resmi. Rata-rata biaya lewat travel resmi berkisar Rp30 juta per orang. Karena menggunakan jalur mandiri, Joko dan Erni pun jadi menghemat biaya puluhan juta.

Menurut Joko, pemerintah tidak perlu melarang umrah mandiri. Di Malaysia tidak ada larangan jalur backpacker.

Tetapi, biro perjalanan wisata yang menyediakan paket umrah tetap laku. Sebab, jalur mandiri hanya diminati kalangan muda atau mereka yang fisiknya memang bagus dan mau repot.

Sementara itu, warga yang berusia lanjut atau punya kelemahan fisik sudah pasti akan tetap memilih paket yang ditawarkan biro perjalanan wisata.

Dengan demikian, mereka tidak perlu repot mengurus ini itu dan disediakan pembimbing ibadah sekaligus. Pasar umrah mandiri, lanjut Joko, sangat segmented. ”Jadi, tidak perlu dilarang seperti sekarang ini,” tandasnya. (wan/c9/hep)

Editor : Heri Sugiarto
#Hotel Al Kiswah #Tutorial Umrah di Youtube #umrah backpacker #uber #visa umrah #traveloka #visa turis