Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Masjid Tangah Jua di Tengah Pemukiman Penduduk Bukittinggi, Cermin Kolektivitas Masyarakat Yang Tinggi

Novitri Selvia • Selasa, 2 April 2024 | 11:43 WIB

SWADAYA: Masjid Tangah Jua di Kelurahan Aurkuning, Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh, Kota Bukittinggi, Minggu (31/3).(RIAN AFDOL/PADANG EKSPRES)
SWADAYA: Masjid Tangah Jua di Kelurahan Aurkuning, Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh, Kota Bukittinggi, Minggu (31/3).(RIAN AFDOL/PADANG EKSPRES)
Didominasi warna hijau, Masjid Tangah Jua berdiri megah dan mengundang rasa takjub saat melihatnya. Masjid dengan empat menara dan satu kubah yang menjulang tinggi ini terletak di Kelurahan Aurkuning, Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh, Kota Bukittinggi. MASJID ini mulai dibangun pada tahun 2006 yang dilakukan secara

swadaya oleh masyarakat. Proses Pembangunan pun sampai saat ini masih berlangsung. “Ada semangat yang tinggi dari masyarakat berpartisipasi dalam membangun masjid dan itu tentu sangat menggembirakan,” ujar Asril Sekretaris Pengurus Masjid Tangah Jua saat kami wawancarai di lokasi tersebut pada Minggu (31/3).

Tidak berhenti di sana. Dengan semangat kolektif tersebut, masjid ini juga menjadi tempat bagi masyarakat untuk menjawab sejumlah persolan sosial yang ada di tengah masyarakat. Salah satu kegiatan sosial itu ada menyalurkan sejumlah beasiswa bagi anak-anak yang terkendala melanjutkan pendidikan terutama pendidikan perguruan tinggi.

“Meskipun tidak penuh, kita meberikan sejumlah beasiswa bagi anak-anak kita untuk melanjutkan pendidikan. Ada anak tersebut yang kuliah di Turki, Yaman, Mesir dan tentu juga bagi yang kuliah di UIN Bukittinggi,” tambahnya.

Selain bantuan biaya pendidikan, secara reguler Masjid Tangah Jua juga menyelenggarakan berbagai aktivitas pendidikan untuk segala rentang usia. Untuk pendidikan agama anak-anak ada pondok tahfiz. Kegiatannya setiap hari dan reguler. Selain itu juga ada kegiatan wirid pengajian dan majelis taklim.

Kemudian sepanjang Ramadhan, jelas Azwar, salah satu pengurus masjid yang lain, Masjid Tangah Jua juga memiliki berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat banyak.

“Ramadhan tahun ini kita menyalurkan santunan bagi 169 anak duafa. Itu bukan hanya sebatas bagi anak-anak disekitar kelurahan ini, selama dianggap sesuai kriteria untuk mendapatkan santunan kita berikan, ada yang berasal dari Bukittinggi, Agam, Tanahdatar bahkan Padang,” tambahnya.

Ia menambahkan, setiap harinya masjid ini juga menyediakan takjil bagi musafir yang berbuka di masjid tersebut. “Kemudian untuk sepuluh hari terakhir kita juga akan melaksanakan iktikaf,” tambahnya. 

Kolektivitas masyarakat juga tercermin dalam bentuk fisik masjid ini. Meski dibangun dengan swadaya Masjid Tangah Jua ini terbilang megah. Kembali merujuk kepada keterangan Asril, masjid ini mencapai luas keseluruhan mencapai 1.200 meter persegi, ketinggian menara mencapai 60 meter.

Andika Pratama salah satu pengunjung menyebutkan bahwa ia selalu nyaman saat melakukan ibadah di masjid ini. “Fasilitasnya nyaman, luas dan area parkirnya sangat luas sehingga kita nyaman saat menempatkan kendaraan. Masjidnya sejuk, kemudian untuk fasilitas kamar mandi lancar dan nyaman,” sebutnya.

Berbicara terkait bangunan ia mengaku kagum dengan masjid yang terletak di tengah pemukiman penduduk ini. “Bangunannya megah, luas dan tinggi. Jadi sholat tidak perlu berdesak-desakkan. Mungkin karena dindingnya tinggi jadinya udaranya tetap sejuk meski masjid ini penuh,” tutupnya. (RIAN AFDOL, Bukittinggi)

Editor : Novitri Selvia
#Aur Birugo Tigo Baleh #Aurkuning #Asril #Masjid Tangah Jua