PADEK.JAWAPOs.COM-Mengawali tugas di Kota Payakumbuh dengan wilayah hukum yang sebagian berada di Kota Payakumbuh dan sebagian di Kabupaten Limapuluh Kota, Kapolres Payakumbuh, Ricky Ricardo, sambangi warga dengan cara asik touring sepeda motor bersama komunitas Vespa.
TOURING bersama Komunitas Vespa, Kapolres Payakumbuh sasar wilayah hukum hingga ke Taeh Bukik, begitu judul rilis yang ditulis Humas Polres Payakumbuh menggambarkan kegiatan yang dilakukan Kapolres Payakumbuh AKBP Ricky Ricardo untuk mengenal wilayah hukum Polres yang dipimpinnya.
Menjalin silaturahmi dengan masyarakat, tentunya menjadi tujuan utama Kapolres Payakumbuh AKBP Ricky Ricardo, selain menyampaikan pesan-pesan penting yang menjadi tugasnya sebagai aparat penegak hukum.
Didampingi Wakapolres, Kompol Russirwan dan sejumlah pejabat utama, kapolres terlihat semangat melakukan touring sepeda motor ke sejumlah daerah yang berada di wilayah hukum Polres Payakumbuh, Sabtu (10/8) pagi.
Kegiatan yang juga diikuti komunitas Vespa Payakumbuh ini menyasar lokasi mulai dari Payobasung, Taram, Boncah, Tarantang hingga finish di Taehbukik di lokasi olahraga paralayang. Di lokasi finish kapolres bersama rombongan yang telah ditunggu dan disambut oleh pemangku Nagari Taehbukik, langsung berbaur dan berkenalan dengan sejumlah masyarakat.
AKBP Ricky menyebutkan kedatangannya bersama rombongan adalah dalam rangka silaturahmi serta pengenalan di sejumlah daerah yang berada di wilayah hukum Polres Payakumbuh. “Ini kedatangan saya yang pertama di daerah Taehbukik, terima kasih atas sambutan yang diberikan serta mohon maaf jika merepotkan,” ujarnya.
Dalam sesi perkenalan itu, AKBP Ricky juga menyelipkan beberapa pesan kamtibmas kepada masyarakat. Terkait pelaksanaan pilkada yang tak lama lagi berlangsung. Kapolres berharap masyarakat menghadapinya dengan tenang, tidak perlu ada gesekan serta percikan-percikan perselisihan yang bisa saja menjadi pertikaian antar sesama yang akan merusak demokrasi dan kebebasan berpendapat itu sendiri.
“Mari kita sambut dan lalui secara “badunsanak” (kekeluargaan). Siapapun nanti yang akan memimpin daerah ini nantinya pasti untuk kemajuan daerah serta untuk mensejahterakan masyarakat secara keseluruhan, bukan untuk kepentingan pribadi atau golongan,” terangnya.
Selain itu, permasalahan narkoba juga menjadi perhatian khusus AKBP Ricky. Banyaknya pengungkapan kasus menandakan bahwa Kota Payakumbuh bisa saja dikategorikan darurat narkoba, bahkan dirinya menyayangkan diantara para tersangka pelaku tindak pidana narkotika ada di antaranya yang masih remaja bahkan masih berstatus sebagai pelajar.
“Hal ini tentunya menjadi PR kita bersama tidak berhenti pada petugas kepolisian saja, karena dampak dari narkotika ini cukup luas, bimbingan dan lakukan kegiatan positif bisa menjadi alternatif generasi muda untuk tidak terjerumus,” sebutnya.
Menurutnya kegiatan seperti olahraga bisa menjadi salah satu alternatif kegiatan positif bagi generasi muda. Dirinya mengapresiasi kegiatan olahraga paralayang yang disemarakkan oleh warga Taehbukik yang bisa mencetak atlet berprestasi di kancah nasional maupun internasional.
AKBP Ricky juga berpesan kepada seluruh masyarakat yang hadir untuk tidak segan-segan melaporkan segala tindakan kejahatan yang ada di lingkungan sekitarnya, kepada personel bhabinkamtibmas yang selalu siap 1x24 jam atau bahkan bisa langsung ke kantor polisi terdekat “Insya Allah, kita akan selalu berusaha berikan pelayanan yang baik dan prima kepada segenap lapisan masyarakat,” pungkasnya. (ARFIDEL ILHAM—Payakumbuh)
Editor : Novitri Selvia