Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Air Mata Bahagia Elmayeni: Dari Rumah Reyot ke Istana Impian Berkat PT Semen Padang

Hendra Efison • Jumat, 28 Februari 2025 | 19:45 WIB

Serah terima kunci rumah dari PT Semen Padang melalui Forum Nagari Kelurahan Batu Gadang kepada Elmayeni dan Dasril di kawasan Sako, Lubukkilangan, Kota Padang.
Serah terima kunci rumah dari PT Semen Padang melalui Forum Nagari Kelurahan Batu Gadang kepada Elmayeni dan Dasril di kawasan Sako, Lubukkilangan, Kota Padang.
TANGIS haru tak terbendung dari wajah Elmayeni saat menerima kunci rumah barunya dari PT Semen Padang. Bersama suami dan dua anaknya, perempuan 39 tahun itu kini bisa menatap masa depan lebih optimistis.

Rumah tipe 36 itu menggantikan tempat tinggal lamanya yang nyaris tak layak huni. Semua ini berkat program Basinergi Mambangun Nagari (BMN) yang berkolaborasi dengan Forum Nagari Kelurahan Batu Gadang.

"Alhamdulillah, ini rezeki luar biasa yang tidak kami duga. Kami sangat bersyukur atas bantuan rumah baru ini. Terima kasih PT Semen Padang dan Forum Nagari," kata Elmayeni dalam acara serah terima rumah, Rabu (26/2/2025).

Bagi Elmayeni dan keluarganya, bantuan ini menjadi titik terang dalam kehidupan mereka yang penuh perjuangan. Suaminya bekerja serabutan dengan penghasilan tak menentu. Untuk bertahan, mereka harus berhemat dan mencari cara agar tetap bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Sebelumnya, keluarga ini tinggal di rumah kontrakan yang kondisinya sangat memprihatinkan. Atap bocor, dinding lapuk, dan lantai pecah-pecah. Saat angin kencang, atap pun bergoyang. Beruntung, pemilik rumah berbaik hati membiarkan mereka tinggal tanpa membayar sewa. Uang yang seharusnya digunakan untuk kontrakan, mereka tabung untuk membeli tanah.

Harapan mereka terwujud ketika ada warga yang bersedia menjual tanah seluas 200 meter persegi dengan sistem cicilan. "Meski harus berjuang keras, kami tak menyia-nyiakan kesempatan itu. Kini, meskipun tanah tersebut belum sepenuhnya lunas, alhamdulillah kami bisa memiliki rumah sendiri," ujar Elmayeni.

Selain rumah, PT Semen Padang juga memberikan manfaat lain. Anak pertama mereka mendapatkan beasiswa kuliah gratis di Politeknik Negeri Padang (PNP) melalui program Beasiswa Anak Nagari Semen Padang (BANGSA). "Bantuan ini menjadi harapan besar agar masa depan keluarga kami semakin baik," kata Dasril, suami Elmayeni.

Ketua Forum Nagari Kelurahan Batu Gadang, Dirmansyah, mengungkapkan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari program bedah rumah bagi warga Rumah Tangga Miskin (RTM). Proses seleksi dilakukan secara ketat sebelum diajukan ke PT Semen Padang.

"Alhamdulillah, PT Semen Padang menyetujui bantuan ini. Rumah tipe 36 ini memiliki satu kamar tidur, satu kamar mandi, ruang tamu, dan dapur. Warga sekitar juga bergotong royong membangun kamar tambahan dan dapur semi permanen," jelasnya.

Kepala Departemen Komunikasi & Hukum Perusahaan PT Semen Padang, Iskandar Z Lubis, menegaskan bahwa bantuan ini lebih dari sekadar rumah baru. "Semoga rumah ini memberikan kenyamanan yang telah lama mereka dambakan. Kami berharap anak-anak Elmayeni semakin termotivasi untuk mengejar cita-cita dan membantu perekonomian keluarga," kata Iskandar.

Dukungan seperti ini bukanlah yang pertama dari PT Semen Padang. Perusahaan berkomitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). "Kami ingin membangun lebih dari sekadar infrastruktur. Kami ingin menciptakan perubahan nyata bagi kehidupan masyarakat," tutup Iskandar.

Di balik kisah dari keluarga Elmayeni ini, ada makna mendalam tentang kepedulian sosial dan gotong royong yang masih hidup di tengah masyarakat. Sinergi antara PT Semen Padang bersama Forum Nagari Kelurahan Batu Gadang serta warga sekitar tempat Elmayeni tinggal, membuktikan bahwa ketika banyak tangan terulur untuk membantu, sebuah kehidupan bisa berubah drastis. Inilah esensi dari kebersamaan yang masih tetap terjaga dan harus dipertahankan di tengah perkembangan zaman.

Kini, Elmayeni dan keluarganya di kawasan Sako itu, tak lagi dihantui kekhawatiran akan rumah yang nyaris roboh. Rumah baru ini bukan hanya tempat berteduh, tetapi juga simbol harapan, perjuangan, dan kepedulian sosial yang nyata. Bagi Elmayeni, ini adalah langkah awal menuju masa depan yang lebih baik. (***)

Editor : Hendra Efison
#pt semen padang #bedah rumah #Dirmansyah #Sako Batu Gadang #SEPABLOCK