PADEK.JAWAPOS.COM-Masjid Raya Muhammadiyah Tanjung Saba, yang terletak di kecamatan Lubukbegalung, Padang, merupakan salah satu masjid bersejarah yang berperan vital dalam kehidupan masyarakat sekitar.
Sebagai pusat ibadah dan kegiatan sosial, masjid ini telah melalui perjalanan panjang sejak didirikan sebelum tahun 1900.
F. Akbari, Ketua Pengurus Masjid Raya Muhammadiyah Tanjung Saba, menjelaskan, pertama kali didirikan sebelum tahun 1900 dengan konstruksi awal batu bata yang dicampur pasir dan kapur.
Material ini mencerminkan metode konstruksi tradisional pada masa itu. Seiring berjalannya waktu, masjid mengalami berbagai tantangan, termasuk bencana alam yang sempat menyebabkan kerusakan pada struktur bangunan.
“Namun, semangat masyarakat untuk menjaga rumah ibadah ini tetap teguh, hingga akhirnya dilakukan renovasi,” ujar F. Akbari.
Antara tahun 1992-1995, Masjid Raya Muhammadiyah Tanjung Saba menjalani renovasi besar yang diprakarsai oleh Haji Ali Akbar. Mencakup perbaikan struktur bangunan, perluasan area ibadah, serta peningkatan fasilitas masjid agar lebih nyaman bagi jamaah.
Renovasi yang dilakukan turut menghadirkan sentuhan arsitektur bergaya Timur Tengah. Masjid ini kini memiliki kubah bulat yang menjadi ciri khas, serta kaca lengkung yang memperindah tampilan eksterior dan interiornya.
Desain ini tidak hanya mencerminkan identitas budaya Islam, tetapi juga memberikan kenyamanan bagi jamaah dalam beribadah.
“Tujuan utama dari desain ini adalah menciptakan suasana masjid yang nyaman dan khusyuk bagi jamaah, dengan tetap mempertahankan identitas budaya Islam yang khas,” kata F. Akbari.
Masjid Raya Muhammadiyah Tanjung Saba tidak hanya menjadi tempat beribadah, tetapi juga pusat pendidikan dan kegiatan sosial. Pengajian rutin, kajian keislaman, serta pendidikan bagi anak-anak menjadi bagian penting dari peran masjid dalam mencerdaskan umat.
Di Ramadhan, masjid ini jadi pusat ibadah dan kebersamaan seperti buka puasa bersama dan salat tarawih berjamaah menarik banyak jamaah untuk berkumpul dan mempererat ukhuwah Islamiyah.
Sebagai bagian dari jaringan Muhammadiyah, masjid ini juga berfungsi sebagai pusat koordinasi berbagai kegiatan organisasi keislaman.
Kolaborasi dengan lembaga-lembaga lain dalam bidang dakwah dan sosial semakin memperkuat peran masjid dalam membangun kesejahteraan masyarakat.
Salah seorang jamaah masjid, Rahmat, mengungkapkan, Masjid Raya Muhammadiyah Tanjung Saba memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat sekitar.
“Bukan hanya tempat untuk beribadah, tetapi juga tempat kami mendapatkan ilmu dan bersilaturahmi dengan sesama jamaah. Kegiatan yang ada di sini sangat membantu dalam memperkuat kebersamaan dan kepedulian sosial,” ujar Rahmat.
Saat ini, pengurus masjid berfokus pada pembenahan fasilitas yang sudah ada agar lebih nyaman dan fungsional bagi jamaah. Dalam proses ini, partisipasi dari berbagai pihak sangat diharapkan untuk membantu pengembangan masjid.(cr3/Faisal)
Editor : Novitri Selvia