Meskipun menyenangkan, liburan juga bisa menjadi masa yang penuh tekanan, terutama saat mencoba mempertahankan gaya hidup sehat di tengah berbagai kegiatan, seperti pesta, makan malam, atau kegiatan sosial lainnya.
Dr. Daniel Hermann, seorang ahli kardiologi di Memorial Hermann, Houston, menjelaskan bahwa musim liburan adalah waktu yang istimewa, tetapi juga bisa sangat kacau dan penuh tekanan.
Hal ini karena manusia cenderung membuat pilihan makanan yang buruk dan kurang beraktivitas fisik selama periode ini.
Namun, kamu tidak perlu khawatir, untuk membantu kamu menjaga kesehatan, berikut mitos tentang kesehatan selama liburan yang diluruskan para ahli, seperti yang dilansir dari laman Healthline (7/1/2025).
Mitos 1: Stres selama Liburan tidak Bisa Dihindari
Meski musim liburan terasa sibuk, kamu tetap bisa menyisihkan waktu untuk bersantai.
Kamu bisa memulainya dengan prioritaskan tidur selama 7-9 jam per hari, lalu lakukan aktivitas yang membuatmu rileks, serta cobalah teknik relaksasi, seperti yoga dan meditasi.
Cobalah untuk menetapkan batasan dengan tidak selalu mengatakan “Iya” pada setiap undangan dan buat rencana yang realistis agar tidak merasa kewalahan.
Mitos 2: Melewatkan Makan dapat Menghemat Kalori
Melewatkan makan untuk menghemat kalori sering kali berujung pada makan berlebihan.
Penelitian menunjukkan bahwa melewatkan makan dapat meningkatkan risiko kematian. Sebaiknya, ikuti pola makan sehat yang dapat menjadi kebiasaan jangka panjang.
Mitos 3: Tidak Perlu Mengontrol Asupan Natrium
Baca Juga: Siapa Saja yang Membuat Kerja jadi tak Menyenangkan? Ini 8 Tipe yang Perlu Kamu Waspadai!
Konsumsi natrium berlebih dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, gagal jantung, dan serangan jantung.
Hindari makanan tinggi natrium seperti roti, pizza, daging olahan, dan cemilan asin.
Sebaliknya, pilih buah dan sayuran segar serta periksa kandungan natrium pada label makanan.
Mitos 4: Olahraga Bisa Dilewatkan selama Liburan
Banyak orang merasa sulit meluangkan waktu untuk olahraga selama liburan. Namun, olahraga tidak hanya membantu membakar kalori tetapi juga mengurangi stres.
Cobalah untuk tetap berolahraga sesuai jadwal rutinmu. Jika jadwal terganggu, lakukan aktivitas fisik ringan, seperti berjalan kaki ke lokasi acara atau bersepeda bersama keluarga.
Mitos 5: Tidur Bisa Diganti setelah Liburan
Baca Juga: 3 Zodiak yang Cenderung Menyembunyikan Emosi, Siapa Sajakah Mereka?
Tidur adalah elemen penting untuk kesehatan karena selama tidur tubuh akan memperbaiki diri. Kekurangan tidur dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, obesitas, dan demensia.
Kurang tidur justru akan meningkatkan stres dan memengaruhi kemampuan mengambil keputusan sehingga sulit bagi seseorang untuk membuat pilihan gaya hidup yang sehat. (*)
Editor : Adetio Purtama