Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Hari Radio Sedunia 2025: Sejarah, Tema, dan Maknanya di Era Digital

Wanda Andita Putri • Kamis, 13 Februari 2025 | 12:32 WIB

Ilustrasi radio.
Ilustrasi radio.
PADEK.JAWAPOS.COM--Hari Radio Sedunia pertama kali diusulkan oleh Spanyol pada September 2010. Dengan dukungan dari berbagai asosiasi penyiaran di seluruh dunia, usulan ini diterima secara bulat oleh Negara-Negara Anggota UNESCO pada November 2011.

Keunikan radio adalah kemampuannya yang tetap relevan dan berperan penting dalam kehidupan sehari-hari. 

Saat melakukan perjalanan jauh untuk liburan atau berangkat kerja, radio tetap menemani, menghibur dengan musik, serta memberikan informasi terkini. 

Lantas, bagaimana sejarah, tema, dan makna dari Hari Radio Sedunia ini? Berikut ulasannya, seperti yang sudah dirangkum dari berbagai sumber.

Sejarah Hari Radio Sedunia

Banyak tokoh dalam sejarah yang berkontribusi dalam penyempurnaan gelombang dan frekuensi radio, tetapi seorang penemu asal Italia, Guglielmo Marconi, menjadi sosok yang membuktikan bahwa komunikasi melalui radio dapat dilakukan. 

Pada tahun 1895, ia berhasil mengirim dan menerima telegram melalui sinyal radio pertama di dunia dari Italia.

Stasiun radio pertama di Amerika Serikat didirikan di Pittsburgh pada tahun 1919, sementara radio FM pertama kali diperkenalkan pada tahun 1939. 

Kemajuan radio semakin berkembang pesat pada tahun 1994, ketika siaran radio mulai tersedia melalui internet, termasuk peluncuran stasiun radio berbasis internet yang mengudara selama 24 jam nonstop.

Dikutip dari laman _National Today_ (13/2/2025), pada tahun 2011, dalam Sidang Umum ke-36 UNESCO, tanggal 13 Februari resmi ditetapkan sebagai Hari Radio Sedunia. 

Tanggal ini dipilih oleh Direktur Jenderal UNESCO karena bertepatan dengan hari peringatan berdirinya layanan penyiaran internasional Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 13 Februari 1946.

Tema Hari Radio Sedunia 2025

Dikutip dari laman News18 (13/2/2025), tema Hari Radio Sedunia tahun ini adalah “Radio dan Perubahan Iklim”. 

Tema ini bertujuan untuk mendukung peran radio dalam pemberitaan jurnalistik mengenai isu lingkungan yang semakin mendesak. 

Radio berperan dalam menyebarkan informasi penting tentang perubahan iklim, mengangkat suara para pejuang lingkungan, serta mempromosikan praktik ramah lingkungan di berbagai komunitas.

Makna Hari Radio Sedunia

Seperti yang dikutip dari laman News18 (13/2/2025), peringatan Hari Radio Sedunia bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya radio sebagai media komunikasi yang tetap relevan di tengah gempuran teknologi modern.

Meskipun era digital telah menghadirkan berbagai platform baru seperti media sosial dan aplikasi lainnya, radio tetap menjadi media komunikasi yang paling tangguh dan luas jangkauannya. 

Selain sebagai sumber informasi yang andal dalam situasi darurat, radio juga berperan dalam menghadapi tantangan global seperti perubahan iklim serta menjadi wadah bagi suara-suara yang kurang terwakili.

Lebih dari itu, radio mendorong dialog antarbudaya, memperkuat kebebasan berekspresi, serta menjadi sarana pendidikan dan peningkatan kesadaran, khususnya bagi masyarakat di daerah terpencil. 

Peringatan ini mengingatkan kita bahwa radio bukan hanya media hiburan, tetapi juga pilar penting dalam membangun komunitas yang lebih terhubung dan sadar akan isu-isu global. (*)

Editor : Adetio Purtama
#Penyiaran #radio #Hari Radio Sedunia