Dikutip dari laman DMNews pada Kamis (5/6/25), Menurut para ahli psikologi sosial, ada delapan perilaku yang jika kamu biasakan, akan membuatmu lebih mudah disukai orang lain, bahkan sejak pertemuan pertama.
- Mendengarkan Secara Aktif
Jangan cuma mendengar, tapi dengarkan. Saat kamu benar-benar hadir dalam percakapan, mengangguk, melakukan kontak mata, memberi tanggapan, orang lain akan merasa dihargai.
Pendengar aktif bukan hanya memahami kata-kata, tapi juga emosi di baliknya. Ini bisa membuat orang merasa dekat secara instan denganmu.
- Memberikan Pujian yang Tulus
Pujian yang datang dari hati bisa mencairkan suasana. Tapi ingat, pujian yang dibuat-buat justru bisa jadi bumerang.
Cobalah mengamati hal spesifik dari lawan bicaramu, cara berpikir, semangat kerja, atau detail kecil yang menarik. Ketulusanmu akan terasa dan membuat mereka merasa dihargai.
- Menggunakan Bahasa Tubuh Positif
Bahasa tubuh berbicara lebih banyak dari kata-kata. Postur terbuka, tersenyum hangat, dan gerakan tubuh yang selaras akan membuatmu terlihat lebih ramah dan mudah didekati. Hindari menyilangkan tangan atau terlalu sering melihat gawai saat berbicara dengan orang lain.
- Menunjukkan Empati
Empati bukan sekadar mendengarkan, tetapi juga memahami. Ketika kamu bisa merasakan apa yang orang lain rasakan, hubungan akan terbentuk lebih dalam.
Ajukan pertanyaan yang menunjukkan kepedulian, dan jangan ragu untuk menyampaikan bahwa kamu memahami perasaannya. Ini membuat orang merasa tidak sendirian.
- Menjadi Diri Sendiri
Keaslian adalah daya tarik yang sulit ditolak. Jangan takut menjadi diri sendiri, bahkan jika itu berarti terlihat berbeda. Orang cenderung menyukai seseorang yang jujur dan tidak berusaha menyenangkan semua orang.
- Mengakui Kesalahan
Mengakui bahwa kamu salah bukan kelemahan, justru tanda kedewasaan. Orang yang mampu berkata, “Maaf, aku salah,” biasanya akan lebih dihargai karena terlihat rendah hati dan terbuka untuk belajar. Ini menunjukkan integritas, sesuatu yang sangat disukai dalam interaksi sosial.
- Mengingat Nama Orang Lain
Ketika kamu mengingat nama seseorang, kamu menunjukkan bahwa mereka penting bagimu. Meskipun terdengar sederhana, ini bisa memberikan kesan mendalam.
Usahakan menyebut nama mereka saat menyapa atau berbicara. Perhatian kecil ini bisa membangun kedekatan yang besar.
- Bersikap Baik tanpa Pamrih
Pada akhirnya, kebaikan adalah bahasa universal. Tidak peduli seberapa cerdas atau menarik dirimu, tanpa kebaikan, semua akan terasa hampa.
Sapa dengan ramah, bantu tanpa diminta, dan tebarkan energi positif di mana pun kamu berada. Kebaikan kecil bisa berdampak besar dalam membentuk hubungan yang tulus.
Menjadi disukai bukan berarti kamu harus berpura-pura menjadi orang lain. Justru dengan menjadi dirimu sendiri, tulus, dan peduli pada orang lain, kamu sudah selangkah lebih dekat menjadi pribadi yang dikenang dan disukai. Ingat, kesan baik itu dibentuk dari percakapan kecil, perhatian sederhana, dan hati yang terbuka. (*)
Editor : Adetio Purtama