Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

7 Tanda Kepribadian yang Membuat Seseorang Sulit Bergaul, Menurut Psikologi

Suci Kurnia Putri • Selasa, 1 Juli 2025 | 17:46 WIB

(Canva.com/FatCamera)
(Canva.com/FatCamera)
PADEK.JAWAPOS.COM — Bergaul dengan banyak orang memang tidak selalu mudah. Dalam kehidupan sosial, kamu pasti pernah bertemu seseorang yang sulit diajak berbincang, atau terlalu sensitif. Mungkin kamu bertanya-tanya, apa yang sebenarnya terjadi?

Psikologi menjelaskan bahwa ada beberapa ciri kepribadian yang membuat seseorang lebih sulit diterima dalam lingkungan sosial.

Bukan untuk menghakimi, tetapi untuk memahami. Dan siapa tahu, ciri-ciri ini ternyata juga ada pada dirimu atau orang-orang terdekatmu.

Dikutip dari laman News Reports pada Selasa (1/7/25), berikut tujuh tanda kepribadian yang menurut psikologi bisa membuat seseorang sulit bergaul.

  1. Terlalu Fokus pada Diri Sendiri (Egosentris)

Pernah merasa kamu sedang bicara, tapi lawan bicaramu hanya menunggu giliran untuk bicara tentang dirinya sendiri? Ini salah satu ciri egosentris.

Orang yang egosentris cenderung tidak mampu melihat dari sudut pandang orang lain. Segala hal selalu kembali kepada “aku."

Kepribadian seperti ini membuat hubungan sosial menjadi satu arah, dan itu melelahkan. Karena dalam hubungan yang sehat, kamu dan dia seharusnya saling mendengarkan.

  1. Keras Kepala dan Enggan Berubah

Orang yang keras kepala sulit diajak kompromi. Mereka hanya percaya pada pendapat sendiri, bahkan dalam situasi yang butuh fleksibilitas. Sifat ini membuat kerja tim, diskusi, atau pertemanan menjadi kaku.

Dalam hubungan sosial, kemampuan untuk beradaptasi dan mendengarkan sangat penting. Keras kepala bisa jadi penghalang utama untuk itu.

  1. Pandangan yang Selalu Negatif

Orang yang terlalu negatif sering kali membawa energi yang berat. Apa pun topiknya, pasti berujung pada keluhan atau pesimisme.

Meskipun niatnya bukan untuk menyebar aura buruk, tapi kebiasaan ini bisa memengaruhi suasana hati orang di sekitarnya.

Sebagai teman, tentu kamu ingin merasa didukung, bukan terus-menerus ditarik ke dalam pusaran kekhawatiran.

  1. Suka Bermusuhan

Ada orang-orang yang mudah tersinggung, cepat naik emosi, atau melihat niat buruk dari hal-hal sederhana. Sikap permusuhan ini bisa membuat orang lain merasa tidak aman untuk berbicara jujur atau terbuka.

Menurut psikologi, sikap bermusuhan ini sering muncul dari rasa tidak aman dan kecemasan yang tak diungkapkan secara sehat.

  1. Tidak Konsisten dan Tidak Bisa Diandalkan

Janji tinggal janji. Pernah punya teman seperti itu? Sifat ini membuat orang sulit percaya dan menjauh secara perlahan.

Dalam hubungan sosial, kepercayaan adalah dasar. Ketika seseorang tidak bisa diandalkan, hubungan pun jadi rapuh.

  1. Terlalu Kompetitif

Bersaing itu wajar. Tapi jika dalam setiap situasi seseorang merasa harus menang, bahkan dalam hal-hal sepele, itu melelahkan.

Sifat terlalu kompetitif bisa membuat hubungan menjadi arena pertandingan, bukan ruang berbagii.

  1. Tidak Jujur

Kejujuran adalah fondasi dari segala jenis hubungan. Ketika seseorang suka memutarbalikkan fakta, menyembunyikan kebenaran, atau tidak jujur dengan emosi sendiri, kepercayaan akan hancur.

Hubungan sosial tanpa kejujuran ibarat rumah tanpa fondasi. Cepat atau lambat akan runtuh.

Dengan memahami penyebab mengapa seseorang sulit bergaul, kamu bisa lebih bijak dalam menyikapinya.

Mungkin kamu bisa membantu mereka berubah. Atau setidaknya, kamu bisa menjaga dirimu agar tetap sehat secara emosional dalam lingkungan sosial yang menantang.

Karena pada akhirnya, hubungan sosial bukan hanya soal siapa yang paling banyak bicara, tapi siapa yang paling bisa memahami. (*)

Editor : Hendra Efison
#Sulit Bergaul #Menurut Psikologi #Tanda Kepribadian