Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Dan Houser Sebut Red Dead Redemption 2 Karya Terbaik dalam Kariernya

Hendra Efison • Selasa, 30 September 2025 | 20:14 WIB

Dan Houser, pendiri Rockstar Games, menyebut Red Dead Redemption 2 karya terbaik sepanjang kariernya, sekaligus bukti kekuatan penceritaan gim dunia terbuka.
Dan Houser, pendiri Rockstar Games, menyebut Red Dead Redemption 2 karya terbaik sepanjang kariernya, sekaligus bukti kekuatan penceritaan gim dunia terbuka.
PADEK.JAWAPOS.COM–Salah satu pendiri Rockstar Games, Dan Houser, menyebut Red Dead Redemption 2 (RDR2) sebagai karya terbaik yang pernah ia hasilkan sepanjang kariernya di industri gim.

Houser dikenal sebagai otak kreatif di balik sejumlah judul legendaris Rockstar, termasuk Grand Theft Auto, Bully, hingga Max Payne 3.

Houser, yang mendirikan Rockstar bersama saudaranya Sam pada 1998, memiliki rekam jejak panjang dalam menulis cerita untuk berbagai gim ikonik.

Selama lebih dari dua dekade, ia terlibat dalam penulisan 12 judul utama seri Grand Theft Auto, mulai dari GTA: London 1969 hingga GTA V.

Ia juga berkontribusi besar pada Red Dead Redemption, Red Dead Online, serta proyek lain yang meneguhkan posisi Rockstar sebagai salah satu studio paling berpengaruh di dunia.

Ketika ditanya mengenai gim favoritnya, Houser menegaskan bahwa Red Dead Redemption 2 adalah realisasi terbaik dari penceritaan dunia terbuka, konsistensi tematik, dan perjalanan emosional yang bisa dirasakan pemain.

"RDR2 menonjol karena mampu menggabungkan narasi mendalam dengan kebebasan dunia terbuka yang sangat luas—sebuah kombinasi yang jarang berhasil dicapai di industri gim," ungkap Houser.

Houser juga mengingat kembali pengalaman berkesan dari gim lain. Ia menilai GTA IV penting karena tim Rockstar mengembangkan cara bercerita yang lebih kompleks, sementara bagian tengah GTA V disebutnya luar biasa ketika ketiga karakter utama bisa dimainkan bergantian dengan mulus.

Selain itu, Houser menyebut akhir dari Red Dead Redemption pertama sebagai salah satu momen favoritnya.

Menurutnya, momen dramatis itu membuktikan bahwa video game bisa menyuguhkan kisah emosional dan berlapis seperti karya sastra atau film.

Houser menegaskan Red Dead Redemption, GTA III, dan Bully memiliki tempat istimewa karena merupakan IP baru yang lahir dari ide segar.

“Menciptakan sesuatu dari awal dan menjadikannya kuat adalah pengalaman kreatif yang paling memuaskan,” jelasnya.

Setelah meninggalkan Rockstar pada 2020, Houser mendirikan Absurd Ventures, perusahaan transmedia yang berfokus pada gim, novel grafis, animasi, hingga serial audio.

Pada awal 2025, perusahaan ini meluncurkan Absurdaverse, dunia baru yang menghadirkan 20 karakter penuh warna, mulai dari sosok bergaya GTA, seorang Viking, hingga hantu berkerudung.

Selain Absurdaverse, Absurd Ventures juga sedang mengembangkan dua dunia fiksi lain: American Caper, yang akan dimulai sebagai novel grafis, dan A Better Paradise, sebuah serial fiksi audio.

Diversifikasi medium ini menunjukkan ambisi Houser untuk membangun ekosistem cerita lintas platform.

Dengan jejak panjangnya di Rockstar dan ambisi barunya lewat Absurd Ventures, Houser membuktikan dirinya bukan hanya pencipta gim, tetapi juga pendongeng multitalenta.

Dari Red Dead Redemption 2 hingga Absurdaverse, kontribusinya menegaskan bahwa cerita dalam gim dan media interaktif mampu berdiri sejajar dengan karya seni lainnya.(muhammad yoga/mg10)

Editor : Hendra Efison
#Red Dead Redemption #Karya Terbaik Dan Houser