Pengumuman ini disiarkan langsung melalui kanal resmi Nintendo dan disambut antusias gamer di seluruh dunia.
Konsol Nintendo Switch 2 diklaim membawa peningkatan signifikan dari sisi performa dan kualitas visual.
Nintendo menyebut konsol ini ditenagai prosesor hasil kolaborasi dengan Nvidia, menghadirkan grafis lebih realistis dan waktu muat yang lebih cepat.
Fitur paling menarik adalah backward compatibility, yang memungkinkan pemain menjalankan seluruh koleksi gim dari Switch generasi pertama.
Nintendo menegaskan fitur ini sebagai bentuk apresiasi terhadap loyalitas penggemar sejak 2017.
Switch 2 hadir dengan dua mode: Hybrid Mode dan Docked Mode, serta layar OLED 8 inci 120Hz yang lebih cerah dan halus.
Desain bodinya 15 persen lebih ringan, dengan sistem pendingin baru untuk mencegah panas berlebih saat sesi bermain panjang.
Nintendo juga memperkenalkan Joy-Con 2.0 yang dilengkapi sistem getar adaptif dan perbaikan masalah drifting.
Presiden Nintendo Shuntaro Furukawa mengatakan, “Kami ingin menghadirkan konsol fleksibel dengan performa setara konsol rumah modern.”
Tiga gim eksklusif diumumkan bersamaan: The Legend of Zelda: Echoes of the Depths, Super Mario Odyssey 2, dan Metroid Prime 4: Rebirth. Ketiganya akan rilis bersamaan dengan konsol pada Maret 2026.
Pra-pemesanan dibuka Desember 2025, dengan harga 399 dolar AS untuk versi standar dan 499 dolar AS untuk versi premium 1TB.
Baca Juga: Saat Dikunjungi Andre Rosiade dan Fadly Amran, Sajian MBG di SD Siteba Rendang Ayam
Tagar #NintendoSwitch2 langsung trending di berbagai platform media sosial usai pengumuman.
Banyak gamer memuji langkah Nintendo yang tetap mempertahankan kompatibilitas gim lama.
Dengan inovasi dan strategi barunya, Nintendo Switch 2 diprediksi akan menjadi konsol keluarga terlaris berikutnya dan memperpanjang dominasi Nintendo di pasar global.(CC5)
Editor : Hendra Efison