Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Jatuh ke Ngarai Sianok, Gondrong Tewas

Novitri Selvia • Kamis, 17 Desember 2020 | 09:42 WIB
Sejumlah warga India mengalami sakit akibat menghirup gas beracun. Bahkan, sedikitnya 11 orang meninggal. (IST)
Sejumlah warga India mengalami sakit akibat menghirup gas beracun. Bahkan, sedikitnya 11 orang meninggal. (IST)
Seorang pria yang diduga penderita gangguan jiwa atau orang dalam gangguan jiwa (ODGJ) di Kota Bukittinggi tewas mengenaskan setelah terjatuh ke jurang sedalam 120 meter. Nasib tragis itu dialami Aji Soko alias Gondrong, 38, dilaporkan terperosok dari atas Ngarai Sianok.

Berdasar informasi, pria asal Kelurahan Kayukubu, Kecamatan Gugukpanjang, Kota Bukittinggi ini ditemukan tewas di dasar ngarai. Kondisi jasadnya pun berdarah di bagian mulut lantaran saat terjatuh mendapat benturan keras.

Kapolsek Bukittinggi, AKP Deddy Ardiansyah mengatakan, insiden itu terjadi di kawasan Jalan Kesuma, Kelurahan Kayu Kubu sekitar pukul 12.30. Kali pertama korban terjatuh dari atas ngarai itu diketahui warga perumahan sekitar.

Menurut keterangan saksi di TKP katanya, korban awal kejadian terlihat berjalan di tepi ngarai. Berkemungkinan hendak buang air kecil. ”Seorang saksi mata bernama Betty Ambarini melaporkan sempat melihat korban dan mengingatkannya, agar jangan berjalan ke tepi ngarai. Secara tak terduga, korban terjatuh dari atas ngarai itu,” kata Kapolsek.

Penampakan itu langsung diberitahukan ke warga sekitarnya dan selanjutnya diteruskan ke pihak kepolisian. Usai mendapat laporan, aparat berwajib piket perkuatan Polsek bersama tim opsnal Satreskrim Polres Bukittinggi turun ke TKP untuk memberi pertolongan. Polisi bersama tim BPBD Kota Bukittinggi relawan PMI dan masyarakat mencari korban menuruni dasar ngarai. Korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia.

”Selanjutnya, korban dievakuasi dan dilarikan ke RSAM Bukittinggi untuk dilakukan pemeriksaan. Setelahnya, langsung dibawa ke rumah duka oleh pihak keluarga untuk diselenggarakan pemakaman,” jelasnya.

Terpisah, Kepala Markas PMI Bukittinggi Ahmad Jais mengatakan, korban berhasil dievakuasi sekitar pukul 15.00. Kondisi jasadnya didapati tergeletak di dasar ngarai sedalam 120 meter.  ”Jasad korban saat ditemukan dalam keadaan luka-luka dan mengeluarkan darah di bagian mulut. Berkemungkinan saat terjatuh, tubuh korban ada mengalami benturan keras di bagian kepala atau mulutnya,” katanya. (p) Editor : Novitri Selvia
#tewas #orang gila #ngarai sianok