Kehadiran GI ini diharapkan mampu mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah, khususnya di kalangan mahasiswa dan generasi muda.
Wakil Rektor Bidang Pengelolaan Sumber Daya Universitas Paramadina, Handi Risza, mengungkapkan hasil survei terbaru Otoritas Jasa Keuangan (OJK) 2025 yang menunjukkan literasi keuangan syariah nasional naik menjadi 43,42%, sementara inklusi keuangan syariah masih di angka 13,41%.
“Hal ini menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat terhadap konsep keuangan syariah, namun belum diikuti dengan peningkatan penggunaan produk dan layanan syariah secara signifikan. Oleh sebab itu, kampus perlu terus berupaya melakukan edukasi terhadap mahasiswa dan Gen Z lainnya untuk mengenal investasi syariah,” kata Handi.
Peresmian GI BEI Syariah ditandai dengan prosesi pengguntingan pita oleh Handi Risza bersama Direktur Utama MNC Sekuritas, Susy Meilina, serta Regional Head 3 Market Development PT Bursa Efek Indonesia, Kemas M. Rumaiyar. Turut hadir Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Paramadina Iyus Wiadi, Ketua Program Studi Magister Manajemen Ahmad Azmy, dan Ketua Program Studi Manajemen Didin Hikmah Perkasa.
Dekan FEB Universitas Paramadina, Iyus Wiadi, menyampaikan dukungan penuh terhadap berdirinya GI Syariah ini. “Galeri ini nantinya juga bisa dimanfaatkan oleh mahasiswa untuk melakukan praktik pasar modal, sehingga mereka bisa melihat langsung transaksi di pasar modal,” ujarnya.
Ketua Program Studi Manajemen, Didin Hikmah Perkasa, menambahkan GI ini menjadi wujud komitmen kampus dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah.
“Kehadiran Galeri Investasi ini diharapkan dapat menjadi pusat edukasi, riset, dan praktik investasi syariah yang mendorong lahirnya generasi muda cerdas finansial, beretika, dan berdaya saing global,” ungkap Didin.
Sementara itu, Regional Head 3 Market Development BEI, Kemas M. Rumaiyar, menegaskan GI BEI Syariah Universitas Paramadina merupakan bentuk sinergi pendidikan dan industri pasar modal.
“Kehadiran Galeri Investasi ini berperan sebagai jembatan yang menghubungkan teori akademik dengan praktik di lapangan, sehingga mampu melahirkan generasi muda yang lebih melek literasi keuangan,” kata Kemas.
Dukungan juga disampaikan Direktur Utama MNC Sekuritas, Susy Meilina. “Kami akan membantu Galeri Investasi Syariah BEI Universitas Paramadina untuk tumbuh dan berkembang,” ujarnya. Ia menyebutkan MNC Sekuritas telah memiliki 128 Galeri Investasi, terdiri atas 72 GI Konvensional, 18 GI Syariah, 9 GI Digital, dan 29 GI Edukasi.
“Selain mencatatkan pertumbuhan luar biasa dari segi jumlah investor, Galeri Investasi MNC Sekuritas juga terbukti mencatatkan pertumbuhan transaksi sebesar 113% pada YTD Agustus 2025 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya,” tutup Susy.(*)
Editor : Hendra Efison