Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Transmisi 150 kV Pangkalan Brandan–Langsa Pulih, Interkoneksi Listrik Aceh Kembali Terhubung

Hendra Efison • Rabu, 17 Desember 2025 | 15:54 WIB

PLN juga memodifikasi alat berat atau crane menjadi tower darurat untuk mengganti salah satu tower yang terdampak bencana di jalur transmisi 150 kV Pangkalan Brandan - Langsa.
PLN juga memodifikasi alat berat atau crane menjadi tower darurat untuk mengganti salah satu tower yang terdampak bencana di jalur transmisi 150 kV Pangkalan Brandan - Langsa.
PADEK.JAWAPOS.COM—PT PLN (Persero) berhasil memulihkan jaringan transmisi bertegangan 150 kilovolt (kV) Pangkalan Brandan–Langsa pada Rabu (17/12/2025) pukul 13.30 WIB.

Pulihnya jalur ini membuat sistem kelistrikan Aceh kembali terhubung dengan backbone sistem besar Sumatra.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyatakan transmisi Pangkalan Brandan–Langsa merupakan penopang utama interkoneksi Sumatra–Aceh.

Pemulihan jalur ini menjadi tahapan krusial dalam mengembalikan keandalan sistem kelistrikan Aceh pascabencana.

“Tersambungnya kembali transmisi Pangkalan Brandan–Langsa adalah titik penting dalam pemulihan kelistrikan Aceh. Jalur ini menjadi backbone interkoneksi Sumatra–Aceh,” ujar Darmawan di Aceh Tamiang, Rabu (17/12/2025).

Pemulihan dilakukan melalui pembangunan sejumlah tower darurat di titik transmisi yang terdampak banjir dan longsor.

Proses pengerjaan berlangsung di tengah medan berat, akses terbatas, serta kondisi tanah labil dan genangan lumpur akibat curah hujan tinggi.

Setelah interkoneksi kembali berfungsi, PLN memasuki tahap pengoperasian ulang pembangkit listrik, terutama PLTU Nagan Raya.

Proses pemulihan pembangkit diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 48 jam untuk pemanasan, sinkronisasi sistem, dan pengujian kinerja.

“Pemulihan kelistrikan harus dilakukan berurutan. Setelah interkoneksi aman, pengoperasian pembangkit menjadi kunci agar pasokan listrik andal,” kata Darmawan.

Pasokan listrik selanjutnya akan disalurkan secara bertahap melalui 20 gardu induk, 558 penyulang, dan 15.717 gardu distribusi yang melayani seluruh wilayah Aceh.

Untuk mendukung pemulihan penuh, lebih dari 1.600 personel PLN masih bersiaga di lapangan.

Baca Juga: Lansia 72 Tahun di Lubukbegalung Padang Dilaporkan Hilang, Keluarga Minta Bantuan Warga

PLN juga memastikan penormalan jaringan dilakukan secara hati-hati, mengingat masih terdapat genangan air dan lumpur di sejumlah wilayah terdampak.

Darmawan turut menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan pascabencana serta meminta dukungan agar proses pemulihan kelistrikan dapat diselesaikan dengan aman dan cepat.(*)

Editor : Hendra Efison
#pemulihan listrik Aceh #transmisi 150 kV PLN #interkoneksi Sumatra Aceh #PLTU Nagan Raya