Tak lama setelah lepas landas, pesawat diduga mengalami kegagalan sistem hidrolik sehingga memaksa awak mengalihkan penerbangan ke Bandara Oslo Torp Sandefjord.
Penerbangan dialihkan ke Bandara yang berjarak 110 kilometer dari Oslo itu demi alasan keselamatan.
Saat mendarat, pesawat kehilangan kendali dan tergelincir keluar landasan pacu ke area rumput lunak di sekitar bandara.
"Penerbangan #KL1204, Boeing 737-800, keluar jalur dari sisi kanan landasan pacu 18 setelah mendarat di Bandara Oslo Torp Sandefjord. Penerbangan dialihkan ke sana tak lama setelah lepas landas dari Bandara Oslo (OSL)," tulis Aviation Safety di media sosial X.
Seluruh 176 penumpang dan 6 awak pesawat, menurut pihak KLM, berhasil dievakuasi dan tidak terluka.
Proses evakuasi dilakukan menggunakan tangga bergerak dengan bantuan tim tanggap darurat setempat.
Para penumpang diangkut kembali ke Oslo dengan bus pada malam yang sama, dan KLM menyediakan akomodasi hotel bagi yang membutuhkan.
KLM juga telah menjadwalkan pengiriman pesawat pengganti pada Minggu sore (29/12) untuk melanjutkan perjalanan ke Amsterdam.
Tim teknis KLM bersama otoritas lokal telah tiba di Bandara Oslo Torp Sandefjord untuk menyelidiki penyebab insiden ini.
Penyelidikan dilakukan sesuai dengan prosedur penerbangan internasional. Pesawat akan diperiksa dan dipindahkan secepat mungkin.
KLM menegaskan keselamatan penumpang dan awak adalah prioritas utama, serta berkomitmen memberikan bantuan penuh selama proses penyelidikan berlangsung.(*)
Editor : Heri Sugiarto