Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Ledakan Kembang Api Tahun Baru 2025 di Honolulu: 3 Tewas, 20 Luka-luka

Heri Sugiarto • Kamis, 2 Januari 2025 | 13:13 WIB

Kondisi rumah tempat ledakan kembang api Malam Tahun Baru yang menewaskan 3 orang dan melukai lebih 20 orang, Rabu, 1 Januari 2025, di Honolulu. (Foto: AP)
Kondisi rumah tempat ledakan kembang api Malam Tahun Baru yang menewaskan 3 orang dan melukai lebih 20 orang, Rabu, 1 Januari 2025, di Honolulu. (Foto: AP)
PADEK.JAWAPOS.COM-Sebuah ledakan kembang api yang terjadi pada malam Tahun Baru di sebuah lingkungan dekat Honolulu, Hawaii, menewaskan sedikitnya tiga orang dan melukai lebih dari 20 orang lainnya.

“Kejadiannya seperti zona perang,” ujar Kepala Pemadam Kebakaran Honolulu, Sheldon K. Haoseperti dilansir dari CBS News.

Menurut Departemen Pemadam Kebakaran Honolulu, insiden ini terjadi sesaat sebelum tengah malam di luar sebuah rumah.

Lokasi kejadian berada dekat bandara internasional Honolulu dan pangkalan gabungan Angkatan Udara dan Angkatan Laut AS, sekitar 3,2 kilometer di sebelah timur USS Arizona Memorial, tempat memperingati para pelaut yang gugur dalam serangan Pearl Harbor yang membawa AS ke Perang Dunia II.

Menurut Layanan Medis Darurat Honolulu, dua orang dinyatakan meninggal di tempat kejadian, sementara korban lainnya dilarikan ke rumah sakit.

“Selama lebih dari 30 tahun bekerja di EMS, ini mungkin salah satu kejadian terburuk yang pernah saya tangani dalam hal tragedi besar, jumlah pasien, dan tingkat keparahan luka,” kata Direktur Layanan Darurat Honolulu, Dr. Jim Ireland, dalam konferensi pers pada Rabu pagi waktu setempat.

Wali Kota Honolulu, Rick Blangiardi, dalam pernyataannya mengonfirmasi tiga korban tewas dan lebih dari 20 orang mengalami luka kritis.

“Insiden ini adalah pengingat menyakitkan akan bahaya kembang api ilegal yang mengancam nyawa, menguras sumber daya tim tanggap darurat, dan mengganggu masyarakat,” ujar Blangiardi.

Gubernur Hawaii, Josh Green, menyebutkan bahwa beberapa anak di bawah usia 10 tahun termasuk di antara korban yang mengalami luka parah.

Ia membandingkan kekuatan ledakan dengan sebuah bom. “Ini adalah kembang api, tetapi dirakit sedemikian rupa sehingga ledakannya sangat dahsyat. Meja tempat mereka berada hancur, dan kembang api tersebut terlempar ke tumpukan kembang api lainnya,” jelasnya.

Dalam konferensi pers, Kepala Kepolisian Honolulu, Joe Logan, menjelaskan rangkaian peristiwa yang memicu ledakan.

“Tampaknya sesaat setelah tengah malam, seseorang yang menghadiri pesta menyalakan ‘aerial cake’, yaitu wadah berisi beberapa kembang api udara, di jalan masuk rumah. Namun, ‘cake’ tersebut terjatuh dan menyalakan peti yang berisi kembang api lainnya,” ungkapnya.

Departemen Pemadam Kebakaran mengatakan sedang menyelidiki penyebab ledakan tersebut dan memastikan tidak ada kebakaran yang terjadi di rumah tersebut. Identitas para korban belum dirilis.

Beberapa unggahan media sosial semalam menunjukkan video kembang api rumahan yang dinyalakan di berbagai lokasi di kota. Pejabat setempat juga melaporkan empat kasus cedera serius lainnya akibat kembang api yang tidak terkait dengan ledakan ini.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#malam tahun baru 2025 #ledakan kembang api #hawaii #ledakan kembang api honolulu #bahaya kembang api #tragedi Tahun Baru