Beberapa menit setelah peluncuran, SpaceX kehilangan kontak dengan roket tersebut. Starship milik SpaceX meledak beberapa menit setelah lepas landas, dengan puing-puing mencapai Philadelphia. Roket diketahui mulai berputar tak terkendali dan beberapa mesin mati di tengah penerbangan.
Roket mengalami "disassembly" yang tidak terjadwal, yang mengakibatkan ledakan di udara. Puing-puing roket terlihat jatuh di wilayah Florida dan Bahama.
SpaceX melaporkan bahwa beberapa mesin pada roket mati di tengah penerbangan, yang menyebabkan roket kehilangan kendali dan akhirnya meledak.
Federal Aviation Administration (FAA) telah memerintahkan SpaceX untuk melakukan investigasi mendalam guna menentukan penyebab utama insiden ini.
Ledakan tersebut menyebabkan penundaan penerbangan di beberapa bandara, termasuk Miami International Airport dan Fort Lauderdale-Hollywood International Airport di Florida.
Puing-puing roket jatuh di wilayah Florida dan Bahama, tetapi tidak ada laporan tentang kerusakan besar atau korban jiwa.
SpaceX menyatakan bahwa mereka akan meninjau data dari uji terbang ini untuk memahami penyebab kegagalan dan meningkatkan keandalan roket Starship di masa depan.
Insiden ini menyoroti tantangan yang dihadapi oleh SpaceX dalam mengembangkan roket Starship untuk misi masa depan, termasuk misi ke Mars. Meskipun mengalami kegagalan, SpaceX berkomitmen untuk terus belajar dari setiap uji coba dan meningkatkan teknologi mereka.(*)
Editor : Hendra Efison