Gempa ini menyebabkan ratusan orang berhamburan keluar dari gedung-gedung tinggi yang bergoyang di Bangkok, ibu kota Thailand, yang berjarak sekitar 1.400 km dari pusat gempa.
USGS melaporkan bahwa gempa tersebut tergolong dangkal, dengan kedalaman hanya 10 km. Episentrum gempa berada di dekat kota Mandalay, sekitar 50 km sebelah timur Monywa, Myanmar.
Hingga saat ini, belum ada laporan resmi mengenai kerusakan atau korban jiwa di Myanmar. Negara tersebut masih berada dalam kondisi tidak stabil setelah kudeta militer pada 2021.
Sementara itu, di Bangkok, warga yang terkejut bergegas keluar dari apartemen dan hotel bertingkat tinggi.
Kota metropolitan dengan lebih dari 17 juta penduduk ini dihuni oleh banyak orang yang tinggal di gedung pencakar langit.
Dampak gempa juga dirasakan di Chiang Mai, kota wisata di Thailand utara.
Beberapa warga melaporkan air di kolam renang gedung tinggi bergejolak akibat getaran kuat.
“Saya mendengar suara gemuruh saat sedang tidur di rumah. Saya langsung lari sejauh mungkin dengan hanya mengenakan piyama keluar dari gedung,” kata Duangjai, warga Chiang Mai, kepada AFP.
Otoritas setempat masih memantau situasi dan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi gempa susulan.(*)
Editor : Heri Sugiarto