Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

TikToker 162 Juta Pengikut Khaby Lame Tinggalkan AS Usai Ditahan Imigrasi

Heri Sugiarto • Minggu, 8 Juni 2025 | 13:55 WIB

Tiktoker terkenal, Seringe Khabane Lame. (Foto: Dok. Daily Express)
Tiktoker terkenal, Seringe Khabane Lame. (Foto: Dok. Daily Express)
PADEK.JAWAPOS.COM-Bintang TikTok dunia, Khaby Lame, ditahan oleh petugas Imigrasi Amerika Serikat (AS) karena dinilai melanggar imigrasi, sebelum akhirnya diizinkan keluar sukarela dari negara tersebut. Hal ini dikonfirmasi oleh pihak Imigrasi AS pada Sabtu (7/6/2025) waktu setempat.

Dalam pernyataan kepada AFP, Badan Imigrasi dan Bea Cukai AS (US Immigration and Customs Enforcement/ICE) menyatakan bahwa Seringe Khabane Lame (25), warga negara Italia, ditahan pada Jumat (6/6) di Bandara Internasional Harry Reid, Las Vegas, Nevada.

ICE menjelaskan bahwa Lame diketahui memasuki Amerika Serikat pada 30 April dan tinggal melebihi masa berlaku visanya.

Ia dibebaskan pada hari yang sama dan telah meninggalkan wilayah AS.

Khaby Lame, yang kini menjadi duta goodwill UNICEF, dikenal luas sebagai tokoh paling banyak diikuti di platform media sosial TikTok, dengan lebih dari 162 juta pengikut.

Ia meraih ketenaran berkat video pendek tanpa suara yang menyindir berbagai tutorial dan trik rumit di internet dengan solusi sederhana.

Ciri khasnya adalah gerakan tangan dengan telapak menghadap ke atas, senyuman mengetahui, dan mata membelalak saat menunjukkan solusi praktis dari suatu persoalan.

Inspirasi untuk kontennya muncul setelah ia kehilangan pekerjaan sebagai mekanik pabrik pada Maret 2020, dan kerap berjalan-jalan di sekitar tempat tinggalnya di Chivasso, dekat Turin, Italia.

Popularitasnya meningkat pesat dan menghasilkan pendapatan sekitar USD 16,5 juta (sekitar Rp270 miliar) dari berbagai kontrak pemasaran dengan perusahaan-perusahaan besar selama periode Juni 2022 hingga September 2023, menurut Forbes.

Sejak menjabat pada Januari.2025, Presiden AS Donald Trump menjalankan janji kampanyenya untuk memperketat pengawasan imigrasi dan melakukan deportasi massal. Beberapa kebijakan tersebut kini tengah menghadapi tantangan hukum di pengadilan.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#Bintang TikTok dunia #TikToker terkenal #Khaby Lame #pelanggaran imigrasi #Tiktoker viral #imigrasi as #Visa AS #162 juta pengikut