Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Rusia, China dan Korut Kecam Serangan AS–Israel ke Iran Usai Ali Khamenei Tewas, Putin Sampaikan Belasungkawa

Heri Sugiarto • Minggu, 1 Maret 2026 | 21:20 WIB

Warga di Teheran berduka atas Kematian Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei setelah serangan AS-Israel.(Foto: Reuters)
Warga di Teheran berduka atas Kematian Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei setelah serangan AS-Israel.(Foto: Reuters)
PADEK.JAWAPOS.COM-Rusia, China dan Korea Utara bereaksi keras setelah tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei dalam serangan yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel pada Sabtu (28/2/2026).

Peristiwa ini memicu kekhawatiran akan eskalasi konflik dan ketidakstabilan di Timur Tengah.

Iran menyatakan telah melancarkan serangan balasan terhadap Israel dan aset AS di Qatar, Uni Emirat Arab, Kuwait, Bahrain, Yordania, Arab Saudi, Irak, dan Oman.

Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, Minggu (1/3/2026), menyebut pembunuhan Khamenei sebagai “deklarasi perang terbuka terhadap umat Muslim”, khususnya Syiah.

“Peristiwa tragis ini merupakan ujian terbesar bagi dunia Islam saat ini,” kata Pezeshkian dalam pesan yang juga berisi ucapan belasungkawa.

Sementara itu, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memperingatkan Iran agar tidak melakukan balasan lebih lanjut, dan menegaskan jika melakukannya, AS akan membalas dengan kekuatan yang belum pernah terlihat sebelumnya.

Presiden Rusia Vladimir Putin mengecam pembunuhan Khamenei sebagai *pembunuhan sinis” yang melanggar semua standar moral dan hukum internasional.

Dalam pesan belasungkawa kepada Pezeshkian, Putin mengatakan Khamenei akan diingat sebagai negarawan luar biasa yang memperkuat kemitraan strategis Rusia-Iran.

Pemerintah China menyatakan mengutuk keras pembunuhan Khamenei. Kementerian Luar Negeri China menyebut serangan itu sebagai pelanggaran serius terhadap kedaulatan dan keamanan Iran dan menyerukan penghentian segera operasi militer.

Selain itu, Korea Utara juga mengecam serangan AS dan Israel terhadap Iran. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Korea Utara menyatakan melalui kantor berita resmi KCNA bahwa serangan itu merupakan agresi ilegal dan pelanggaran terhadap kedaulatan nasional Iran.

“Perang agresi oleh AS dan Israel tidak dapat diterima dalam keadaan apa pun," demikian pernyataan tersebut seperti dilansir dari Al Jazeera.

Khamenei meninggal pada usia 86 tahun dalam serangan AS dan Israel.

Media pemerintah Iran melaporkan kematiannya pada Minggu dini hari, setelah serangan besar dilancarkan Israel dan AS.

Televisi pemerintah Iran mengumumkan masa berkabung selama 40 hari dan tujuh hari libur nasional menyusul kematian pemimpin tertinggi Ali Khamenei, yang telah berkuasa sejak tahun 1989.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#ali khamenei #Serangan AS Israel ke Iran #korea utara #china #rusia