PADEK.JAWAPOS.COM – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) MAPALA Mahameru Sekolah Tinggi Teknologi Industri (STTIND) Padang berhasil menghimpun 60 kantong darah dalam kegiatan donor darah tahunan yang digelar bekerja sama dengan Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Padang, Kamis (2/7/2026). Jumlah tersebut melampaui target panitia yang sebelumnya menetapkan 50 kantong darah.
Capaian itu diperoleh berkat tingginya partisipasi mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, serta masyarakat yang ikut mendonorkan darahnya.
Kegiatan tahunan tersebut kembali menjadi wujud kepedulian civitas akademika STTIND Padang terhadap aksi kemanusiaan.
Ketua Yayasan STTIND Padang, Antonius, mengapresiasi konsistensi mahasiswa dalam menyelenggarakan kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Menurutnya, donor darah tidak hanya menjadi bentuk kepedulian sosial, tetapi juga membangun karakter mahasiswa agar memiliki jiwa kepemimpinan, empati, dan semangat pengabdian.
Ketua STTIND Padang, Riko Ervil, mengatakan keberhasilan kegiatan tidak semata diukur dari jumlah kantong darah yang terkumpul, tetapi juga dari nilai kemanusiaan yang lahir melalui aksi donor darah.
"Kita tidak hanya melihat angka, tetapi melihat nilai kemanusiaan di balik setiap tetes darah yang didonorkan. Setiap pendonor telah memberikan harapan dan kesempatan hidup bagi orang lain. Itulah makna terbesar dari kegiatan ini," ujarnya.
Donor Darah Dipadukan dengan Pameran Karya Mahasiswa
Selain menggelar donor darah, panitia menghadirkan Pameran Produk Kewirausahaan Mahasiswa yang menampilkan 16 tenant hasil karya mahasiswa.
Pameran tersebut merupakan implementasi Mata Kuliah Kewirausahaan sekaligus menjadi bagian dari komitmen STTIND Padang dalam mendorong lahirnya lulusan yang kreatif, inovatif, dan memiliki jiwa wirausaha.
Rangkaian kegiatan juga diisi Pameran Teknologi Tepat Guna yang menampilkan enam produk inovasi karya mahasiswa Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan di bawah bimbingan Hendri Sawir.
Berbagai karya yang dipamerkan menunjukkan kemampuan mahasiswa menghadirkan solusi teknologi yang aplikatif dan bermanfaat bagi masyarakat.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, panitia turut menyediakan layanan cek kesehatan gratis.
Layanan tersebut didukung Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat dan difasilitasi Puskesmas Lubuk Buaya sehingga mendapat sambutan positif dari peserta maupun masyarakat yang hadir.
Diperkuat Kolaborasi Berbagai Pihak
Kegiatan donor darah ini mendapat dukungan dari sejumlah sponsor, yakni BTN, ZHM, Pegadaian, Indocafe, Extra Joss, serta Mahreen Food and Tea. Dukungan tersebut membantu seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik.
Sejumlah tamu undangan juga hadir memberikan dukungan, di antaranya perwakilan DLH Provinsi Sumatera Barat, Kapolsek Lubuk Buaya, pelaku UMKM, komunitas Bank Sampah, serta aliansi MAPALA se-Sumatera Barat.
Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mendukung kegiatan sosial.
Keberhasilan melampaui target donor darah menjadi kebanggaan bagi MAPALA Mahameru dan seluruh civitas akademika STTIND Padang.
Kegiatan ini sekaligus menunjukkan peran perguruan tinggi tidak hanya sebagai pusat pendidikan, tetapi juga sebagai ruang yang menumbuhkan kepedulian sosial, inovasi, dan kolaborasi.
STTIND Padang berharap donor darah dapat terus menjadi agenda tahunan yang melibatkan lebih banyak pihak pada masa mendatang.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan penampilan UKM Seni STTIND Padang yang menampilkan berbagai pertunjukan seni dan kreativitas mahasiswa.
Penampilan tersebut menambah semarak suasana sekaligus memperkuat kolaborasi antarlembaga kemahasiswaan dalam menyukseskan kegiatan donor darah tahunan tersebut.(*)
Editor : Hendra Efison