Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Apakah Bersepeda Aman untuk Ibu Hamil?

Admin Padek • Minggu, 4 Juni 2023 | 12:42 WIB
Ilustrasi ibu hamil bersepeda. (Foto: Pop Sugar)
Ilustrasi ibu hamil bersepeda. (Foto: Pop Sugar)

Assalamualaikum Wr. Wb
Salam kenal Dok, nama saya Vivi usia 22 tahun. Saat ini saya hamil 10 minggu. Saat ini sangat tren olahraga bersepeda. Saya ingin bertanya Dok, apakah bersepeda aman untuk ibu hamil?
Terima kasih, Dok. (Vivi, 22 tahun, Padang).




Photo
Photo
Rubrik Konsultasi Kesehatan Padang Ekspres yang hadir satu kali seminggu ini akan membahas persoalan kesehatan yang diasuh Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG (K-FM), dari Klinik Morula IVF-Fetomaternal Padang RSU Bunda BMC. Jika Anda punya masalah yang ingin dikonsultasikan, silakan kirim ke Email : dovy.djanas@yahoo.com.



Waalaikumsalam Wr. Wb. Salam kenal Buk Vivi. Terima kasih atas pertanyaannya. Berikut penjelasan saya: Berolahraga saat hamil dapat membuat Anda bugar dan membantu persiapan untuk menghadapi proses persalinan.

Namun untuk bersepeda ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh ibu hamil. Meskipun sebelum hamil sering dan mahir bersepeda, tetapi saat hamil perlu ingat bahwa kemampuan tubuh untuk menjaga keseimbangan menjadi berkurang.

Keseimbangan tubuh dan pusat gravitasi pada tubuh ibu hamil berubah. Sehingga lebih berisiko jatuh setelah trimester pertama, terutama pada hamil trimester ketiga. Selain itu, perut yang semakin membesar dapat memberi tekanan lebih pada punggung.

Pada ibu hamil, jatuh dari sepeda dapat menyebabkan abrupsi plasenta. Kondisi saat plasenta terpisah dari rahim ini dapat menyebabkan keguguran ataupun persalinan prematur. Jadi setelah hamil trimester pertama, sebaiknya olahraga ini dihindari terutama jika ibu hamil memiliki kehamilan yang berisiko, misalnya terdapat plasenta previa.

Jadi, kapan bersepeda masih diperbolehkan untuk ibu hamil? Naik sepeda masih dapat menjadi olahraga yang menyehatkan saat hamil trimester pertama. Sepeda yang menopang bobot tubuh dapat meringankan tekanan pada tubuh ibu hamil.

Ibu hamil masih diperbolehkan untuk bersepeda pada kehamilan trimester pertama. Meski demikian, demi keselamatan ibu dan bayi dalam kandungan, bumil perlu lebih berhati-hati saat bersepeda.

Berikut beberapa panduan yang perlu diingat dan diperhatikan oleh ibu hamil. Pertama, kenakan perlengkapan dan pakaian yang aman. Ibu hamil disarankan menggunakan helm standar untuk mengurangi risiko cedera kepala. Hindari mengenakan pakaian yang ketat. Jangan lupa kenakan alas kaki yang nyaman dan aman.

Kedua, utamakan keamanan saat bersepeda. Pilih jalur khusus sepeda, bukan di jalan raya yang ramai ataupun trotoar. Disarankan untuk memilih jalan dengan lalu lintas satu arah, hindari bersepeda melawan arus, serta hindari berhenti mendadak. Selain itu, waspadai polisi tidur, kendaraan lain yang berhenti mendadak, ataupun sampah di jalan. Hati-hati karena banyak pengendara kendaraan bermotor yang sering tidak menyadari pengguna sepeda.

Ketiga, pilih waktu yang sesuai. Pastikan cuaca dan waktu mendukung untuk bersepeda di luar. Tidak hujan ataupun terlalu panas. Cuaca yang berkabut atau senja menjelang malam mungkin akan membuat pengguna sepeda menjadi semakin tidak terlihat oleh pengguna jalan lain.

Selanjutnya, cek sepeda, pastikan bumil memang benar-benar familiar dan menguasai sepeda yang akan digunakan. Sepeda baru atau sepeda sewaan mungkin akan membuat tidak nyaman, bahkan dapat membahayakan.

Kenali kebutuhan diri jangan lupa konsumsi cukup air mineral. Hentikan bersepeda jika bumil mengalami sesak napas, pucat, nyeri dada, pusing, perdarahan dari vagina, mual, kontraksi, keluarnya cairan dari vagina, ataupun berkurangnya gerakan bayi dalam kandungan.

Ibu hamil dapat mulai bersepeda secara perlahan dan jangan memaksakan diri. Meski sudah terbiasa berolahraga, bumil disarankan untuk mengurangi durasi olahraga. Misalnya, bumil yang biasa bersepeda 5 kilometer (km) setiap hari, sebaiknya hanya menempuh 3 km saja.

Sebagai alternatif yang lebih aman, jika bumil ingin bersepeda, coba pertimbangkan untuk menggunakan sepeda statis di rumah untuk mengurangi risiko jatuh. Sebaiknya tetap berkonsultasi dengan dokter kandungan Anda. selamat bersepeda dengan aman dan nyaman. Semoga bermanfaat ya Buk Vivi. Salam sehat untuk kita semua. (*)



Editor : Admin Padek
#Dovy Djanas #hamil #RSU Bunda BMC #Rubrik Konsultasi Padang Ekspres #Ibu Hamil Bersepeda #Klinik Morula #IVF-Fetomaternal Padang #konsultasi kesehatan