Menambahkan buncis ke dalam menu makanan sehari-hari adalah cara yang bermanfaat untuk meningkatkan asupan nutrisi penting, yang dapat berpotensi meningkatkan berbagai aspek kesehatanmu.
Lantas, tahukah kamu bahwa buncis memiliki manfaat yang jarang diketahui? Berikut rinciannya, seperti yang dikutip dari laman Verywell Health pada Jumat (6/12/2024).
- Melindungi Kesehatan Tulang
Kandungan vitamin K yang tinggi dalam buncis bermanfaat untuk kesehatan tulang. Kekurangan vitamin K dapat meningkatkan risiko osteoporosis, yang menyebabkan kelemahan tulang.
Vitamin K diyakini dapat memproduksi protein yang membantu pembentukan tulang. Satu porsi buncis memberikan lebih 20% dari asupan harian yang disarankan untuk vitamin ini, ditambah sejumlah kalsium yang mendukung kekuatan tulang.
- Membantu Mengatur Berat Badan
Buncis merupakan sumber energi rendah kalori dan rendah lemak yang mendukung mengatur berat badan.
Buncis kaya akan vitamin, antioksidan, dan nutrisi lainnya, serta mudah dimasukkan ke dalam rencana diet apa pun.
Satu cangkir buncis matang hanya mengandung 31 kalori dan tinggi serat yang membuat perut terasa kenyang meskipun kalori yang dikonsumsi sedikit.
- Melindungi Kesehatan Pencernaan
Makanan yang rendah FODMAP (Fermentable Oligosaccharides, Disaccharides, Monosaccharides, dan Polyols), sangat ideal untuk melindungi kesehatan pencernaan.
Buncis termasuk dalam kategori makanan rendah FODMAP, menjadikannya pilihan yang baik untuk orang dengan gangguan pencernaan.
Kandungan serat yang tinggi dalam buncis juga mendukung bakteri sehat di usus, menjaga kestabilan gula darah, dan membantu kamu kenyang lebih lama.
- Meningkatkan Kesehatan Jantung
Kandungan folat dan kalium dalam buncis sangat penting untuk mengatur tekanan darah, sementara serat dan protein membantu menurunkan kadar kolesterol.
Serat larut dalam buncis berperan penting dalam mengurangi kadar kolesterol jahat. Para ahli merekomendasikan memasak buncis dengan minyak yang baik untuk jantung, seperti minyak zaitun, daripada merebusnya.
Pilihlah buncis yang segar dibandingkan yang kalengan karena buncis yang kalengan mengandung sodium tambahan.
- Menjaga Kesehatan Mata
Vitamin A dan C sangat penting untuk kesehatan mata. Satu porsi buncis mentah menyediakan sekitar 15% dari asupan harian yang disarankan untuk vitamin A dan 25% dari kebutuhan harian vitamin C.
Sebuah penelitian menemukan bahwa orang yang mengonsumsi asam folat dan suplemen vitamin B lainnya setiap hari, memiliki risiko lebih rendah untuk mengembangkan degenerasi makula terkait usia.
Folat dalam buncis menyediakan sekitar 10% dari nilai harian yang disarankan, yang juga penting untuk kesehatan mata.
- Mengurangi Gejala Depresi
Buncis dapat membantu mengurangi gejala depresi karena mengandung folat, yang dapat menurunkan kadar homosistein, sebuah asam amino yang berlebihan dapat memengaruhi hormon yang mengatur suasana hati, tidur, dan nafsu makan.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa cukup mengonsumsi folat setiap hari dapat membantu mengobati depresi bila dikombinasikan dengan pengobatan konvensional sehingga mengonsumsi buncis secara teratur mungkin memiliki manfaat potensial ini.
- Membantu Mengatasi Anemia
Kandungan zat besi dalam buncis dapat membantu mengatasi anemia, kondisi kekurangan sel darah merah yang sehat.
Zat besi membantu mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh. Jika tubuh kekurangan zat besi, kamu mungkin akan merasakan gejala anemia, seperti kelelahan, pusing, dan lemas.
Menambahkan buncis ke dalam makanan dapat membantu meningkatkan kadar zat besi, yang berpotensi mencegah anemia.
- Mencegah Kanker
Antioksidan yang ditemukan dalam banyak sayuran dipercaya dapat membantu mencegah kanker. Klorofil, serat larut, pati, dan senyawa fenolik dalam buncis dapat memberikan perlindungan terhadap kanker.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa memasukkan buncis ke dalam makanan dapat membantu menurunkan risiko kanker usus besar, payudara, dan prostat. Namun, masih memerlukan banyak penelitian terkait hal ini. (*)
Editor : Adetio Purtama