PADEK.JAWAPOS.COM - Kapolda Sumatera Barat Gatot Tri Suryanta menegaskan pentingnya tata kelola profesional dan pengawasan ketat dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di wilayah Sumatera Barat.
Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin Rapat Koordinasi Program MBG SPPG Polri di Mercure Padang, Rabu (13/5).
Kegiatan itu dihadiri jajaran Pejabat Utama Polda Sumbar, Kepala Perwakilan BPKP Sumbar, Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Daerah Sumbar, para Kapolres, hingga operator program MBG tingkat Polres.
Menurut Kapolda, Program Makan Bergizi Gratis merupakan bagian dari program strategis nasional untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi masyarakat.
“Program MBG ini bukan sekadar kegiatan sosial, tetapi bagian dari upaya bersama meningkatkan kualitas generasi bangsa. Karena itu, pelaksanaannya harus profesional, transparan, tepat sasaran, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Gatot Tri Suryanta.
Ia menegaskan, keberhasilan program tidak hanya diukur dari distribusi makanan, tetapi juga dari kualitas pengawasan, akuntabilitas anggaran, serta keberlanjutan manfaat yang dirasakan masyarakat.
Kapolda juga meminta seluruh unsur pelaksana memperkuat koordinasi dan pengawasan agar program berjalan optimal di seluruh wilayah Sumatera Barat.
“Sinergi antara Polri, Bhayangkari, mitra yayasan, dan seluruh stakeholder menjadi kunci agar program ini berjalan efektif dan benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Dalam rapat koordinasi tersebut, Kepala Perwakilan BPKP Sumbar Arif Ardiyanto turut memberikan materi terkait mitigasi risiko dan penguatan tata kelola program MBG.
Ia menekankan pentingnya sistem pengendalian internal guna memastikan program berjalan transparan dan akuntabel serta mencegah potensi penyimpangan di lapangan.
Sementara itu, Satgas MBG Polda Sumbar Donny Bramantio memaparkan evaluasi pelaporan aplikasi EWAS MBG Polri.
Evaluasi tersebut menyoroti pentingnya ketepatan dan konsistensi pelaporan sebagai bagian dari monitoring program secara berkelanjutan.
Rapat koordinasi juga membahas penguatan kolaborasi antara Yayasan Kemala Bhayangkari, pengelola SPPG, dan mitra yayasan dalam mendukung keberhasilan Program MBG di Sumatera Barat.
Melalui rakor ini, Polda Sumbar berharap seluruh pelaksana program semakin solid dalam menjalankan tugas serta mampu menghadirkan Program Makan Bergizi Gratis yang tepat sasaran, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. (*)
Editor : Adriyanto Syafril