Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

UPTD SMP Negeri 1 Kecamatan Payakumbuh, Sambil Menyelam Minum Air

Novitri Selvia • Rabu, 31 Mei 2023 | 14:28 WIB
Photo
Photo
Sambil menyelam minum air. Jika dikutip dari peribahasa yang mengandung makna ‘mengerjakan dua pekerjaan atau lebih dalam waktu yang bersamaan’. Seperti itulah kegiatan di Selasa 30 Mei 2023 oleh anggota Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Indonesia SMP Kabupaten Limapuluh Kota.

Di samping penutupan kegiatan MGMP untuk tahun pelajaran 2022-2023, para guru juga dapat melakukan rekreasi menikmati keindahan alam yang ada di negeri sendiri. Yakni Kapalo Banda kenegarian Taram Limapuluh Kota. Acara dimulai pukul 09.30 hingga pukul 14.30 WIB yang ditutup dengan makan bersama di pondoknya Mak Ida.

Tema kegiatan adalah diskusi tentang persiapan guru menghadapi tahun pelajaran mendatang. Terutama yang berkaitan dengan kurikulum merdeka dari segala hal yang diperlukan. Kegiatan dipimpin langsung oleh ketua MGMP Drs. H. Amsil, M.M dan diselingi dengan berbagai permainan menarik seperti tebak-tebakan dengan kalimat dan juga hiburan dari peserta yang punya suara emas.

Dengan demikian, menambah menariknya aktivitas saat itu, karena para guru tidak merasa terbebani dengan tugas yang biasanya dikerjakan di ruangan. Rileks seperti itulah yang diinginkan minimalnya 1 kali dalam setahun agar terlepas dari kejenuhan menghadapi tugas sehari-hari.

Selanjutnya yang menjadi catatan bagi para guru sebagai peserta MGMP saat itu adalah ketika pembahasan perangkat ajar yang biasanya dikerjakan setelah pembelajaran berlangsung di sekolah masing-masing.

Hari ini gambaran sudah ditemukan tentang persiapan untuk melengkapi semua itu melalui diskusi para guru di ruang terbuka, atau di alam yang sejuk dan damai. Untuk selanjutnya, guru dapat merancang baik perorangan atau dalam diskusi kecil melengkapi perangkat ajar yang dijabarkan dari Capaian Pembelajaran (CP) untuk kurikulum merdeka.

Sebagian besar guru telah melakukan kegiatan lokakarya di sekolah masing-masing, akan tetapi di forum MGMP akan lebih fokus membicarakannya serta memperoleh keterangan yang jelas. Satu pertanyaan yang dilontarkan Reni Marlina guru SMP Lareh Sago Halaban yakni tentang projek dengan topik Sholatku Ibadahku.

Di mana jika kita melihat kondisi peserta didik saat ini, masih banyak yang belum merasa bahwa shalat itu wajib dikerjakan (5 waktu). Apakah dengan program pada projek Profil Pelajar Pancasila bertema shalatku ibadahku dapat meningkatkan pengetahuan serta pengamalannya kepada anak didik kita?

H. Amsil ketua MGMP melempar pertanyaan tersebut kepada Sesmi Anggia guru UPTD SMPN 1 Kecamatan Payakumbuh untuk memberikan penjelasan karena di UPTD SMPN 1 Kecamatan Payakumbuh selaku sekolah penggerak angkatan satu telah 2 tahun menggunakan Kurmer ini.

Singkat cerita, Sesmi Anggia menggambarkan jika program sudah dirancang, lakukan prosesnya. Dalam proses shalat bukan berlaku untuk siswa atau sebagian guru di sekolah tersebut, melainkan semua warga sekolah harus mempraktikkan terutama shalat zuhur berjamaah di sekolah.

Akan tetapi, jika pendidik hanya merancang program dan memberikan kebebasan kepada siswa dalam pelaksanaannya, niscaya hasil yang diperoleh tidak memuaskan. Artinya, pendidik harus menjadi teladan bagi peserta didik. Itulah yang gambaran yang terdapat pada kurikulum merdeka, bukan merdeka semuanya.

Akan tetapi, tidak hanya sebatas teori bahkan praktik lebih diutamakan. Atau boleh dikaitkan dengan sebutan aksi nyata. Adalagi yang menarik untuk dibicarakan, berhubungan dengan program mendatang tentang pakaian seragam. Ternyata pakaian juga termasuk unsur penunjang dalam kegairahan bekerja.

Para guru membuat kesepakatan untuk menabung, sehingga ada kesempatan untuk berpakaian menarik jika kegiatan dilakukan di luar seperti saat ini. Ada 58 guru berbusana hijau dengan kombinasi krem susu membuat semaraknya suasana. Jelas sudah, tidak saja yang muda yang suka dengan rekreasi dan berbusana baru. Beberapa orang guru yang akan memasuki masa purnabakti tidak mau ketinggalan.

Hadir serta bergembira ria di alam terbuka. Kalau dikaji ulang, apa perlunya kegiatan MGMP tersebut dilakukan di tempat rekreasi? Jawabannya, sambil menyelam minum air. Minum air bukan air Kapalo Banda yang jernih dan sejuk itu. Namun bisa membuat momen atau kenangan indah dimasanya. Semoga (Sesmi Anggia, S.Pd, GURU UPTD SMPN 1 KECAMATAN PAYAKUMBUH)

  Editor : Novitri Selvia
#UPTD SMP Negeri 1 Kecamatan Payakumbuh #Sesmi Anggia #mgmp