Komunitas belajar ini telah didaftarkan pada Platform Merdeka Mengajar (PMM) pada tanggal 9 Oktober 2023, dengan anggota seluruh guru di UPTD SMPN Kecamatan Harau dengan menggunakan akun belajar.id.
Komunitas belajar ini merupakan wujud komitmen warga sekolah UPTD SMPN 1 Kecamatan Harau yang berkolaborasi dengan pemangku kepentingan. Ini untuk mewujudkan pendidikan terbaik bagi siswa dalam pembelajaran secara khusus, dan bagi seluruh lapisan masyarakat secara umum.
Kegiatan komunitas belajar Sahara Smart School pertama diisi dengan mengadakan kegiatan webinar dengan topik “Pemanfaatan akun belajar untuk pembelajaran, series 1, pada hari Selasa, 17 Oktober 2023.
Webinar ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Limapuluh Kota yang diwakili oleh Nala Atmaja Putra sebagai pengawas manajerial UPTD SMPN 1 Kecamatan Harau.
Dalam kata sambutannya, Nala Atmaja Putra menyampaikan bahwa guru harus mampu memanfaatkan komunitas belajar. Di samping itu guru juga harus meningkatkan kemampuan dalam penggunaan akun belajar yang telah diaktivasi untuk menunjang proses pembelajaran.
Menggunakan akun belajar bagi guru dan siswa sangatlah bermanfaat dan membantu proses pembelajaran baik perencanaan, pelaksanaan pembelajaran sampai pada tahap penilaian.
Di UPTD SMPN 1 Kecamatan Harau, aktivasi akun belajar pendidik dan tenaga kependidikan telah mencapai 100 %, aktivasi akun belajar siswa juga telah mencapai 100 % seperti yang disampaikan oleh Kepala UPTD SMPN 1 Kecamatan Harau, Hj. Osnely Jasmi, M. Pd dalam webinar Pemanfaatan akun belajar untuk pembelajaran, series 1.
Dalam penjelasan lebih lanjut, Hj. Osnely Jasmi, M.Pd menambahkan bahwa webinar komunitas belajar Sahara Smart School ini akan diadakan secara berkala setiap minggu, untuk menambah wawasan guru dan melatih guru-guru di UPTD SMPN 1 Kecamatan Harau, menjadi guru-guru hebat yang kreatif dengan webinar Pemanfaatan akun belajar untuk pembelajaran sebagai bagian pertama.
Materi webinar Pemanfaatan akun belajar untuk pembelajaran, series 1, diisi oleh Afdal, S.Pd berbagi praktik baik dan Lira Hadriyani dengan materi pemanfaatan Drive di akun belajar.id.
Ada tiga bentuk praktik baik yang telah dilakukan oleh Afdal dalam proses pembelajaran yakni, 1) Menggunakan Google Meet (G-Meet), 2) Menggunakan WA Polling, 3) Membuat video kreatif.
Google Meet adalah fitur konferensi video yang memfasilitasi pembelajaran jarak jauh secara virtual antara guru dan siswa dengan menggunakan akun belajar.Id. Pemanfaatan Google Meet dilakukan di luar jam belajar seperti setelah shalat magrib atau shalat isya dengan durasi waktu setengah sampai 1 jam.
WA Polling merupakan fitur Whatsapp yang memudahkan anggota group untuk melakukan vote atau mengambil keputusan bersama melalui pengumutan suara. WA polling dapat diaplikasikan dengan pembelajaran untuk mengambil keputusan yang berhubungan dengan materi atau tugas yang akan diberikan oleh guru kepada siswa.
Keuntungan fitur WA polling di group WA ini adalah dapat mengambil keputusan bersama secara efisien dan demokratis. Membuat video kreatif juga merupakan alternatif menyenangkan yang dapat dilakukan oleh siswa melalui akun belajar.id di mana konten yang digabungkan antara gambar visual dengan audio yang dibuat se-kreatif mungkin.
Setelah video selesai dibuat, maka dapat di upload di channel Youtube melalui akun belajar siswa. Materi webinar dilanjutkan dengan pemaparan dari Lira Handriyani, S.Pd mengenai Pemanfaatan Drive di akun belajar.id. Kemudahan yang dapat diperoleh dengan mengoptimalkan akun belajar, baik bagi guru, maupun siswa.
Dengan mengingat akun belajar masing-masing dan pasword kita tidak lagi repot-repot membawa laptop atau flasdisk. Karena data yang kita perlukan dapat kita buka dengan menggunakan akun belajar.id. Keuntungan penyimpanan file di drive lainnya adalah ruang penyimpanan drive yang besar yang dapat menampung data melebihi Flasdisk.
Guru dalam topoksi sebagai pendidik dengan tugas pokok merencanakan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran dan melakukan penilaian dapat mengoptimalkan akun belajar yang hasil nyatanya dapat disimpan di Drive.
Semoga dengan diaktivasinya akun belajar siswa dan guru ini dapat memacu guru dan siswa di UPTD SMPN 1 Kecamatan Harau, dan guru-guru di satuan pendidikan lainnya. ini untuk menjadi guru-guru hebat dengan pemanfaatan dan pengoptimalan akun belajar dan kominitas belajar. ( S.Pd, GURU UPTD SMPN 1 KECAMATAN HARAU) Editor : Novitri Selvia