Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

UPTD SMP Negeri 1 Kecamatan Guguak, Seks Education Pada Anak Sejak Dini

Novitri Selvia • Rabu, 31 Januari 2024 | 14:07 WIB
Gusrimeizelni, S.Pd.I (GURU UPTD SMPN 1 KECAMATAN GUGUAK
Gusrimeizelni, S.Pd.I (GURU UPTD SMPN 1 KECAMATAN GUGUAK
Bicara tentang pendidikan seks pada umumnya orang tua menganggap hal yang tabu dan juga tidak penting diberikan pada anak apalagi anak usia dini. Bahkan masih banyak orang tua menganggap memberikan pendidikan seks pada anak sejak dini sama dengan mengajarkan anak berperilaku tidak baik.

Orang tua juga merasa risih apabila berbicara pendidikan seks di depan anak apalagi anak usia dini. Pendidikan seks merupakan bagian integral dari pendidikan yang berfokus pada penyampaian informasi tentang tubuh, reproduksi, hubungan interpersonal, dan nilai-nilai terkait seksualitas.

Memberikan pendidikan seks pada anak sejak dini adalah suatu keharusan, mengingat perkembangan mereka yang pesat dan paparan mereka terhadap informasi seksual dari berbagai sumber. Tanpa kita sadari dengan ketidaktahuan anak tentang pendidikan seks memberikan dampak yang buruk bagi anak.

Banyak anak yang menjadi korban pelecehan seksual. Kehamilan yang tidak diinginkan pada usia dini, bahkan ada yang sudah berani melakukan aborsi. Semua terjadi bukan semata–mata kesalahan dari anak itu sendiri tapi juga kesalahan orang dewasa yang ada disekitar anak. Apalagi zaman yang sangat canggih seperti sekarang ini.

Perkembangan teknologi yang begitu pesat sangat mudah mempengaruhi anak. Apalagi kalau anak tidak bisa menyaring informasi yang baik untuk dirinya. Dalam keadaan seperti ini anak sangat membutuhkan dampingan orang dewasa terutama orang tua agar anak tidak salah dalam berbuat dan bertindak.

Dikutip dari pendapat Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi Boyke mengatakan, memberi pendidikan seks sejak dini bisa melindungi anak dari pelecehan seksual. Boyke Dian Nugraha mengungkapkan berbagai alasan mengapa memberikan pendidikan seks sejak dini pada anak penting, agar anak terhindar dari pelecehan Seksual.

Dengan perkembangan teknologi saat ini semakin mempermudah anak mencari tahu tentang berbagai hal yang akan berdampak tidak baik pada perkembangannya. Dengan diberikan pendidikan seks sejak dini dapat membantu anak atau remaja terhindar dari hal yang tidak diinginkan bahkan anak dapat mengambil keputusan dengan bijak.

Memberikan pendidikan seks juga di sesuaikan dengan tingkat umur anak. Dalam pemberian pendidikan seks sejak dini pada anak adalah tanggung jawab orang tua. Orang tua dapat memberikan penjelasan sesuai dengan tingkat umur anak.

Misalkan untuk anak usia dini orang tua menjelaskan pada anak mana tubuh yang boleh disentuh dan mana tubuh yang tidak boleh disentuh oleh orang lain. Siapa orang yang boleh membuka bajunya dan apa yang dapat dilakukan apabila ada orang yang hendak menciumnya.

Dengan memberikan pendidikan seks pada anak sejak dini, maka anak akan paham mana tubuh yang boleh disentuh orang lain, bahkan anak juga akan dapat menjaga dirinya dari perbuatan yang tidak baik dari orang lain dan juga bisa memenuhi rasa ingin tahu anak agar anak tidak salah mendapatkan pengetahuan.

Hal ini, sangat berguna untuk mencegah anak melakukan aktivitas seksual. Dalam mendidik anak orang tua tidak bisa menyerahkan sepenuhnya pada guru di sekolah, karena kita ketahui awal anak belajar itu adalah dari rumah.

Dari rumahlah pembentukkan karakter anak berawal. Untuk keberhasilan pendidikan anak harus ada kerja sama yang baik antara orang tua, guru dan semua pihak yang terkait. Kerja sama antara orang tua, guru dan semua pihak yang terkait akan terjalin dengan adanya komunikasi yang baik.

Untuk itu perlunya orang tua memiliki pengetahuan tentang pentingnya pemberian pendidikan seks pada anak. Bagi anak remaja tentu berbeda lagi cara pemberian pengetahuan seks pada nya, kita ketahui pada masa remaja anak sudah banyak mengalami perubahan pada tubuhnya.

Anak di usia remaja banyak mengalami perubahan bentuk fisik pada tubuh baik bagi anak remaja laki laki maupun perempuan. Orang tua dan guru juga harus memberikan pemahaman yang baik dan menjelaskan apa bagian tubuh yang tidak boleh terbuka dan disentuh orang lain dan juga orang tua sudah menjelaskan akibat dari perbuatan yang tidak baik apabila dilakukan anak.

Dengan diberikan pendidikan seks pada anak baik anak usia dini maupun remaja kita berharap dapat membentuk sikap dan nilai–nilai yang sehat terkait dengan tubuh dan seksualitas. Dengan memberikan pemahaman yang tepat, kita dapat membantu anak-anak tumbuh menjadi individu yang sadar dan bertanggung jawab dalam menjalani kehidupan seksual mereka.(Gusrimeizelni, S.Pd.I, GURU UPTD SMPN 1 KECAMATAN GUGUAK) Editor : Novitri Selvia
#seks education #Gusrimeizelni #UPTD SMP Negeri 1 Kecamatan Guguak