PADEK.JAWAPOS.COM-Keterbukaan informasi publik adalah salah satu pilar penting dalam mewujudkan tata kelola yang baik dan transparan di setiap badan publik.
Sebagai bagian dari komitmen ini, SMAN 2 Payakumbuh dibawah dorongan dan bimbingan Komisi Informsi (KI) Provinsi Sumatera Barat, telah mengambil langkah strategis dengan mendirikan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) pada tahun 2019.
Langkah ini tidak hanya memenuhi regulasi, tetapi juga menunjukkan tekad SMAN 2 Payakumbuh untuk menjadi pelopor dalam pelayanan informasi publik di tingkat pendidikan.
Sejak ditugaskan di SMAN 2 Payakumbuh tahun 2021, kami selaku atasan PPID SMAN 2 Payakumbuh mulai serius pada arti pentingnya penyediaan, penyimpanan, pendokumentasian, dan pengamanan sebuah data dan informasi.
Salah satu aksi nyata yang kami lakukan adalah memperkuat implementasi keterbukaan informasi publik dengan mengoptimalkan pendekatan berbasis Tri Sentra Pendidikan, yakni sekolah (guru, kepala sekolah, siswa) melalui berbagai kegiatan seperti sosialisasi, pelatihan, dan pemanfaatan media informasi di sekolah, seluruh elemen sekolah diajak untuk memahami dan mendukung prinsip keterbukaan informasi.
Keluarga (orang tua/wali murid), PPID secara rutin memberikan sosialisasi kepada orang tua siswa, memastikan mereka memahami pentingnya peran keterbukaan informasi dalam mendukung pendidikan anak-anak mereka.
Masyarakat, dalam berbagai forum, masyarakat dilibatkan sebagai mitra strategis untuk mendukung keberhasilan keterbukaan informasi publik.
Sejalan dengan itu, secara tidak langsung kami juga aktif berpartisipasi dalam kegiatan monitoring dan evaluasi badan publik se-Sumatera Barat sehingga mencapai predikat informatif.
Setelah berhasil meraih kategori informatif 3 kali, upaya untuk terus mengembangkan keterbukaan informasi dilakukan PPID SMAN 2 Payakumbuh.
Diantara upaya intensif yang dilakukan pada tahun 2024 adalah mensosialisasi tentang manfaat, fungsi, dan arti penting keberadaan PPID pada sebuah badan publik, dalam berbagai kegiatan dan membuka peluang bagi instansi lain untuk melihat langsung praktik terbaik.
Dan sistem yang telah dibangun dan diterapkan pada PPID SMAN 2 Payakumbuh. Berbagi praktik baik ini tidak hanya menjadi ajang berbagi pengalaman, tetapi juga sarana untuk menginspirasi dan mendorong sebuah badan publik dalam meningkatkan pelayanan informasi.
Melalui pertukaran pengetahuan dan diskusi mendalam, diharapkan tercipta sinergi antar lembaga yang berkomitmen pada keterbukaan, sehingga mendorong terwujudnya badan publik yang lebih transparan, akuntabel, dan informatif di seluruh sektor.
Beberapa Badan Publik yang telah berkunjung dan berbagi praktik baik PPID SMAN 2 Payakumbuh yakni, SMAN 1 Sijunjung, SMAN 4 Sumbar, SMK Negeri 2 Bukittinggi, SMAN 1 Enam Lingkung, SMAN 1 Ulakan Tapakis, SMAN 5 Payakumbuh, SMK Negeri 3 Payakumbuh, SMAN 1 Lubuk Sikaping, SMAN 7 Sijunjung, SMAN 3 Sijunjung, SMAN 10 Sijunjung, SMAN 6 Padang, SMAN 1 Padang, SMAN 1 Sepuluh Koto Tanahdatar, SMAN 1 Lintaubuo, SMAN 2 Lintaubuo, SMAN 1 Sungayang, SMKN 1 Batusangkar, SMAN 1 Suliki Limapuluh Kota, SLBN 1 Payakumbuh, SMAN 1 Payakumbuh.
Disamping berbagi praktek baik terhadap sesama badan publik di bidang pendidikan, kami juga mengundang pejabat yang datang ke sekolah untuk mengunjungi ruang Pengelolaan Informasi dan Dokumentasi (PPID) SMAN 2 Payakumbuh.
Ini guna mendorong terciptanya sinergi antara pimpinan dan tim pengelola informasi, sehingga menciptakan lingkungan kerja yang lebih akuntabel dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Kehadiran para pejabat di ruang PPID memperkuat dan menambah pemahaman pejabat tentang pentingnya keterbukaan informasi publik dan transparansi dalam pelayanan.
Dengan melihat langsung proses pengelolaan informasi, pejabat dapat memahami tantangan yang dihadapi serta mendukung peningkatan kualitas layanan.
Selain itu, interaksi langsung ini membantu memastikan bahwa kebijakan terkait keterbukaan informasi diimplementasikan secara konsisten di seluruh unit kerja.
Dengan berbagai langkah strategis tersebut, PPID SMAN 2 Payakumbuh terus berupaya menguatkan keterbukaan informasi publik yang paripurna.
Kami percaya, transparansi adalah fondasi yang kokoh untuk membangun kepercayaan dan kolaborasi antara sekolah dan masyarakat.
Semoga keberadaan PPID di SMAN 2 Payakumbuh dapat terus menjadi inspirasi bagi institusi pendidikan lain di Sumatera Barat dan di seluruh Indonesia.(Drs. Dafrimal, M.Si, ATASAN PPID SMAN 2 PAYAKUMBUH)
Editor : Novitri Selvia