PADEK.JAWAPOS.COM-SEMESTER Ganjil tahun ajaran 2024/2025 menjadi momen penting bagi siswa SDN 41 Lubukminturun. Ujian semester yang digelar kali ini tidak hanya menjadi ajang evaluasi pembelajaran, tetapi juga sebuah momentum untuk menunjukkan semangat belajar yang luar biasa.
Di bawah kepemimpinan Ramaini Leli Susanti, M.Pd, kepala sekolah yang visioner dan penuh dedikasi, antusiasme siswa dan seluruh elemen sekolah terasa begitu kental.
Sejak awal tahun ajaran, Ramaini Leli Susanti, M.Pd, telah menekankan pentingnya persiapan matang untuk menghadapi ujian.
Beliau percaya bahwa keberhasilan siswa tidak hanya ditentukan oleh hasil akhir, tetapi juga oleh proses belajar yang penuh dedikasi.
Dalam berbagai kesempatan, beliau sering menyampaikan motivasi kepada siswa dan guru, menciptakan suasana yang kondusif untuk belajar.
“Ujian bukan sekadar angka di rapor, tapi tentang bagaimana anak-anak kita belajar disiplin, bertanggung jawab, dan mengasah kemampuan mereka secara maksimal,” ujar Ramaini dalam salah satu apel pagi.
Menjelang ujian semester ganjil, pihak sekolah telah melakukan berbagai persiapan. Guru-guru memberikan pendalaman materi melalui kelas tambahan dan sesi tanya jawab untuk memastikan siswa benar-benar memahami pelajaran.
Selain itu, latihan soal menjadi agenda rutin, membantu siswa terbiasa dengan pola pertanyaan yang mungkin keluar di ujian. Tidak hanya itu, pihak sekolah juga memberikan panduan belajar kepada orang tua agar mereka bisa mendampingi anak-anak di rumah dengan lebih efektif.
Ramaini juga terlibat langsung dalam proses persiapan ini. Beliau sering mengunjungi kelas-kelas untuk memantau perkembangan siswa dan memberikan semangat secara langsung. Kehadirannya di tengah siswa memberikan motivasi tambahan.
Banyak siswa yang merasa lebih percaya diri karena mendapatkan dukungan langsung dari kepala sekolah mereka.
“Bu Ramaini selalu memberi kami semangat. Beliau bilang kami harus percaya pada diri sendiri dan jangan takut salah. Itu membuat saya merasa lebih tenang menghadapi ujian,” kata salah seorang siswa kelas, dengan senyuman penuh semangat.
Hari pertama ujian semester ganjil dimulai dengan suasana yang tertib dan penuh semangat. Siswa-siswa datang lebih awal dari biasanya, membawa perlengkapan ujian dengan rapi.
Ruang-ruang kelas telah disiapkan dengan baik, menciptakan suasana yang nyaman untuk mengerjakan soal. Selama ujian berlangsung, suasana di dalam kelas sangat kondusif.
Guru pengawas menjalankan tugas mereka dengan penuh tanggung jawab, memastikan tidak ada gangguan yang dapat mengurangi konsentrasi siswa. Di luar kelas, petugas piket sekolah sigap membantu jika ada kebutuhan mendadak.
Semua elemen sekolah berperan aktif dalam mendukung kelancaran ujian.Antusiasme siswa juga tidak lepas dari peran aktif orang tua. Sebelum ujian dimulai, pihak sekolah mengadakan pertemuan dengan orang tua untuk memberikan pengarahan terkait pola belajar anak di rumah.
Dalam pertemuan tersebut, Ramaini menekankan pentingnya kolaborasi antara sekolah dan keluarga. “Kami tidak bisa bekerja sendiri. Dengan dukungan orang tua, saya yakin anak-anak akan lebih siap menghadapi ujian ini,” ungkapnya.
Komunitas sekolah, termasuk komite, juga turut andil dalam memberikan dukungan. Mereka membantu menyediakan kebutuhan logistik seperti air minum dan snack sehat untuk siswa selama ujian berlangsung. Kerja sama yang harmonis ini mencerminkan semangat kebersamaan yang tinggi di SDN 41 Lubukminturun.
Setelah beberapa hari ujian berlangsung, kesan positif dirasakan oleh banyak pihak. Siswa mengaku merasa lebih siap dibandingkan dengan ujian-ujian sebelumnya, berkat persiapan yang matang dan dukungan penuh dari guru serta kepala sekolah. Guru-guru juga merasa bangga melihat semangat belajar siswa yang terus meningkat.
“Saya senang melihat anak-anak begitu antusias. Ini menunjukkan bahwa mereka menghargai proses belajar yang telah kami jalani bersama. Semoga hasil ujian ini mencerminkan kerja keras mereka,” ujar salah satu guru kelas.
Ramaini Leli Susanti, di akhir ujian, kembali mengingatkan bahwa nilai bukanlah segalanya. “Hasil ujian memang penting, tapi yang lebih penting adalah proses belajar dan karakter yang terbentuk. Saya berharap anak-anak kita menjadi pribadi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga santun dan berkarakter,” tutup beliau.
Ujian semester ganjil 2024/2025 di SDN 41 Lubukminturun telah menjadi lebih dari sekadar evaluasi akademik. Ini adalah momen yang menginspirasi, di mana semangat belajar, kerja keras, dan dukungan semua pihak berpadu untuk menciptakan pengalaman berharga bagi para siswa.
Dengan bimbingan Ramaini Leli Susanti, SDN 41 Lubuk Minturun terus melangkah menuju pendidikan yang berkualitas dan bermakna. (Jias Mengki, GURU SDN 41 LUBUKMINTURUN)
Editor : Novitri Selvia