PADEK.JAWAPOS.COM-MTsN 5 Kota Padang menggelar apel pagi dalam rangka Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (Matsama) pada Kamis, 17 Juli 2025.
Kegiatan ini menjadi momen penting untuk memperkenalkan nilai-nilai dasar madrasah kepada siswa baru kelas VII sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan disiplin di awal tahun ajaran.
Dalam amanatnya, Wakil Kepala Bidang Humas, Rahmatullah, menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya penguatan karakter melalui pembiasaan ibadah yang benar dan pemanfaatan media sosial madrasah secara maksimal.
“Kenalilah dirimu, kenalilah Tuhanmu. Agar Tuhanmu kenal padamu, maka belajarlah Islam ini dengan benar, dengan dalil-dalil yang benar,” ujar Rahmatullah di hadapan seluruh peserta apel.
Salah satu hal yang disoroti adalah pentingnya pemahaman dasar tentang tata cara salat berjamaah yang masih belum dipahami sebagian siswa baru.
Rahmatullah juga mengajak seluruh siswa untuk mendukung akun media sosial resmi MTsN 5 Kota Padang, termasuk YouTube, Instagram, dan Facebook.
Penekanan diberikan bahwa media tersebut bukan milik pribadi, melainkan sarana penting untuk membangun citra dan nama baik madrasah.
“Channel ini bukan untuk pribadi, melainkan untuk kita semua. Untuk madrasah kita. Nama baik kita. Ketika kalian membagikan, menyukai, dan memberikan komentar, itu akan meningkatkan visibilitas madrasah kita di mesin pencari. Ini adalah bagian dari upaya bersama membangun reputasi lembaga,” tegas Rahmatullah.
Dijelaskan pula bahwa partisipasi siswa dalam mendukung media madrasah akan berdampak pada kualitas rapor madrasah dan zona integritas yang sedang dibangun bersama.
“Berapapun kalian hebatnya, jika hanya lingkungan madrasah yang tahu, maka capaian itu tidak akan dikenal luas. Namun jika kita angkat melalui media, maka dunia akan mengenal keunggulan siswa MTsN 5 Kota Padang,” tambahnya.
Apel pagi ditutup dengan doa bersama dan beberapa pengumuman, termasuk ajakan mengumpulkan infak untuk kegiatan madrasah serta informasi mengenai santunan anak yatim.
Suasana penuh semangat dan kekeluargaan terasa kuat mengiringi para siswa yang mulai memahami bahwa madrasah bukan sekadar tempat belajar, melainkan rumah bersama untuk tumbuh dan berkembang. (***)
Editor : Novitri Selvia