Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

SD Negeri 28 Kota Payakumbuh, Mata pelajaran Coding dan AI segera Terealisasi

Zulkarnaini. • Kamis, 31 Juli 2025 | 12:30 WIB
ANTUSIAS: Murid SD Negeri 28 Kota Payakumbuh ketika belajar coding di sekolah mereka. ( LAMAN GURU )
ANTUSIAS: Murid SD Negeri 28 Kota Payakumbuh ketika belajar coding di sekolah mereka. ( LAMAN GURU )

PADEK.JAWAPOS.COM-Teknologi Informasi dan Komunikasi selalu mengalami perkembangan dan perubahan yang pesat. Berdasarkan hal itu maka manusia Indonesia di era globalisasi ini harus memiliki kemampuan yang mumpuni pada bidang teknologi informasi dan komunikasi,

sehingga membuktikan bahwa bangsa indonesia adalah bangsa yang unggul, modern, serta bermartabat di bidang teknologi informasi dan komunikasi.

Oleh sebab itu SDN 28 Kota Payakumbuh pada tahun 2024 telah melakukan pembelajaran coding (pemrograman) dengan menggunakan program aplikasi yang bernama Scratch.

Pembelajaran coding tersebut mendapat tanggapan yang positif dari peserta didik secara antusias di iringi dengan semangat yang tinggi dalam mengikuti pembelajaran coding.

Seiring bergantinya tahun ajaran baru, ternyata pembelajaran coding tersebut yang sebelumnya hanya berupa pembelajaran dalam kategori ekstrakurikuler bagi peserta didik berubah menjadi Mata pelajaran coding (pemrograman) dan Artificial Intelligence (AI) dan akan menjadi mata pelajaran pilihan di jenjang Sekolah Dasar (SD) mulai tahun ajaran 2025/2026. 

Mata pelajaran ini bertujuan untuk membekali siswa dengan kemampuan digital dan keterampilan berpikir kritis sejak dini. 

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memandang bahwa pengenalan AI dan coding akan mengubah pola pikir siswa, menjadikan mereka lebih kreatif dan terbuka terhadap solusi berbasis teknologi.

Selain itu, ini sejalan dengan misi Kemendikdasmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui pembelajaran yang berbasis pada teknologi terkini.

Dengan belajar coding, siswa tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi juga menjadi produsen yang menciptakan teknologi. Sebagai mata pelajaran pilihan, coding dan AI tidak akan diwajibkan di semua sekolah.

Namun, Kemendikdasmen berharap bahwa sekolah-sekolah yang siap akan segera mengimplementasikannya, sekolah yang di maksud adalah yang memiliki fasilitas seperti akses internet yang baik dan perangkat pembelajaran yang memadai.

Poin-poin penting dalam hal itu yakni, penerapan. Mata pelajaran coding dan AI akan diterapkan di sekolah-sekolah yang sudah memiliki. Fasilitas dan kesiapan yang memadai. 

Untuk tingkat SD mata pelajaran ini akan diperkenalkan mulai dari kelas 4 SD dan bisa terintegrasi, dengan mata pelajaran lain atau menjadi kegiatan ekstrakurikuler. 

Tujuannya, meningkatkan kemampuan berpikir logis, kemampuan pemecahan masalah, dan kreativitas siswa, serta mempersiapkan mereka menghadapi era digital. 

Pendekatan, pembelajaran akan disesuaikan dengan tahap perkembangan anak SD, fokus pada pengenalan konsep dasar logika melalui permainan visual dan alat peraga.

Manfaat, belajar coding sejak dini dapat membantu anak-anak menjadi pencipta teknologi, bukan hanya pengguna. Contoh Penerapan, materi, pengenalan konsep dasar logika, pemecahan masalah, dan algoritma sederhana.

Media, penggunaan alat peraga seperti kartu, blok warna, dan permainan visual, serta aplikasi pemrograman yang ramah anak. Lebih jauh lagi, pelajaran ini akan memberikan bekal bagi siswa dalam menghadapi dunia kerja yang semakin menuntut keterampilan berbasis digital dan teknologi.

Generasi yang terampil dalam coding dan AI akan lebih siap untuk bekerja di sektor-sektor yang berkembang pesat seperti teknologi informasi, e-commerce, dan industri kreatif.

Pentingnya Guru Pengajar di harapkan berlatar belakang yang linear dengan disiplin ilmunya agar kompetensi selaras dengan materi yang di ajarkan ke peserta didik nantinya,

semoga setelah Mata pelajaran coding (pemrograman) dan Artificial Intelligence (AI) terealisasi, maka Mata pelajaran ini juga sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045,

di mana Indonesia diharapkan memiliki sumber daya manusia yang unggul dan mampu bersaing di tingkat global, dan bagi pemerintahaan kota payakumbuh Mata pelajaran coding (pemrograman) dan Artificial Intelligence (AI) ini menjadi cikal bakal menuju payakumbuh Smart City. (Meili Junita, M.Pd.Gr GURU SDN 28 KOTA PAYAKUMBUH)

Editor : Novitri Selvia
#Meili Junita #pemrograman #pembelajaran coding #SD Negeri 28 Kota Payakumbuh